Site icon

​PT.Bukit Asam Berikan 2.400 Ekor ayam Petelur Paket Kandang, Pakan Hingga Tenaga Ahli Memasuki Tahap Pelatihan

IMG-20260730-WA0030

Kliksumatera.com *​MERAPI TIMUR, LAHAT* – Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) resmi merealisasikan program terobosan baru melalui Program Budidaya Ayam Petelur Skala Rumahan dan Komunal Masuk Pada Tahap Pelatihan. Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ini dilaksanakan di Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, dengan melibatkan sekitar 100 Kepala Keluarga pada tahap pertama.

​Program ini menjadi bukti keseriusan PTBA dalam melakukan investasi sosial yang berkelanjutan dan menyentuh langsung ke tingkat rumah tangga. Tidak tanggung-tanggung, pada tahap pertama ini PTBA langsung memberikan bantuan penuh berupa 2.400 ekor ayam petelur, paket lengkap kandang skala rumahan dan kandang skala komunal, pasokan pakan ayam berkualitas, serta jaminan pendampingan intensif dari tenaga ahli profesional yang didatangkan langsung dari luar provinsi. Bantuan menyeluruh dari hulu ke hilir ini disiapkan agar 100 kepala keluarga penerima manfaat tersebut benar-benar siap menjadi produsen telur yang mandiri.

​Sustainable Economic, Social & Environment Department Head PTBA, Ibu Listati, yang hadir membuka acara didampingi Sustainable Community Development Section Head PTBA, Bapak Ajis Purnomo, menegaskan bahwa InsyaAllah, seluruh paket bantuan ini telah dipersiapkan bersama mitra dengan pendekatan yang terukur, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal. ​”Ini adalah program yang melibatkan multi pihak, dipersiapkan dengan sangat matang, penuh perhitungan, serta terencana di setiap tahapan, termasuk mendatangkan tenaga ahli agar pendampingan berjalan intensif. Kami bekerja sama dengan Rumah Kreatif Sriwijaya selaku mitra yang dipimpin oleh Bapak Sadan Riswansyah. Harapan kami, paket bantuan lengkap untuk masyarakat ini menciptakan nilai baru, menambah erat hubungan PTBA bersama masyarakat Desa Sirah Pulau yang selama ini sudah terjalin sangat baik, dan kami menargetkan Desa Sirah Pulau mampu menjadi percontohan program nasional sebagai desa mandiri penghasil telur ayam metode rumahan,” ujar Ibu Listati saat membuka kegiatan secara resmi.

​Persiapan Menuju Kemandirian Ekonomi Pascatambang,
​Program strategis ini dikawal dan diawasi langsung oleh Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (FP2M) selaku perpanjangan tangan pemerintah dalam mendukung program strategis PTBA. Sekretaris FP2M, Bapak Sapril, yang juga merupakan putra daerah asli Desa Sirah Pulau, menyatakan kesiapannya untuk mengawal ketat penyaluran dan pengelolaan bantuan ini hingga mencapai keberhasilan di tingkat keluarga. Menurutnya, program ini adalah jawaban atas kecemasan masa depan ekonomi hilir setelah cadangan tambang habis.
​”Ini adalah langkah konkret kita mempersiapkan diri. Ketika perusahaan-perusahaan tambang ini selesai beroperasi, masyarakat harus punya solusi keberlanjutan hidup melalui ekonomi baru. Dengan adanya modal 2.400 ekor ayam petelur, paket kandang rumahan dan komunal, pakan, hingga dikawal langsung oleh tenaga ahli untuk 100 kepala keluarga kita di tahap pertama ini, kita harus optimis. Harapan besar kami, di masa depan, Desa Sirah Pulau tidak hanya dikenal sebagai wilayah penyangga aktivitas pertambangan, tetapi juga sebagai sentra produksi telur ayam berkualitas yang mampu memasok berbagai daerah,” ungkap Sapril.

​Dukungan Penuh Pemerintah Desa & Pemateri Profesional
​Apresiasi tinggi dan dukungan sebesar-besarnya juga datang dari Pemerintah Desa Sirah Pulau. Kepala Desa Sirah Pulau, Hendra Febriansyah, menyebut besarnya paket bantuan dari PTBA ini sebagai fajar dan harapan baru bagi desanya untuk bertransformasi menjadi desa mandiri yang mampu menyuplai kebutuhan telur di wilayah sekitar. Untuk memastikan transfer ilmu berjalan optimal, pelatihan ini menghadirkan pemateri tingkat nasional, yakni Bapak Muhammad Yusuf, S.Pt, M.Si, yang merupakan Direktur Utama salah satu perusahaan ayam petelur terkemuka.

​”Kami sangat berterima kasih kepada PTBA. Program ini benar-benar menyentuh dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan 2.400 ekor ayam petelur, kandang rumahan dan komunal, pakan, hingga pendampingan ahli di tahap pertama ini akan menjadi contoh dan tolak ukur penting bagi keberlanjutan program ke depan,” kata Hendra.

​Ia selaku Kepala Desa juga memberikan instruksi tegas kepada warga yang hadir agar memanfaatkan bantuan bernilai besar ini dengan serius demi kesejahteraan keluarga mereka.
​”Pihak PTBA sudah berupaya penuh memberikan yang terbaik, merencanakan tahapan dengan matang, bahkan mendatangkan pemateri sekaligus tenaga ahli yang sangat profesional di bidangnya, Saya tekankan kepada seluruh masyarakat, program ini harus berhasil dan wajib menjadi contoh sukses bagi desa-desa yang ada di Sumatera Selatan khususnya, dan Indonesia umumnya,” pungkas Kades.

​Melalui sinergi kuat antara PTBA, Pemerintah Desa, FP2M, dan antusiasme masyarakat, program budidaya ayam petelur ini diharapkan mampu menjadi pilar baru ketahanan pangan dan penggerak utama roda perekonomian mandiri di Desa Sirah Pulau.

Exit mobile version