Kliksumatera.com PALEMBANG — Program Sekolah Rakyat (SR) menjadi salah satu terobosan penting pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Kehadiran Sekolah Rakyat diposisikan sebagai jaring pengaman sosial di bidang pendidikan yang diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Kepala Dinas Sosial Raimon Lauri menjelaskan saat ini pemerintah kota Palembang telah meninjau beberapa lokasi untuk pembangunan sekolah rakyat (SR) tahap 3. Pembangunan SR sendiri akan dilakukan setelah semuanya selesai.
” Karena, ada beberapa kriteria yang harus wajib dilakukan pembangunan, yaitu, lahan harus Clear and Clear, Sertifikat dan lahan harus keras tidak rawa,” Raimon Lauri , Rabu (11/2/2026).
Raimon menjelaskan, Pemerintah Palembang telah meninjau dua titik lokasi yang akan dibangun yaitu, di daerah Lanud Herlambang dan Eks Terminal Karyajaya.
“Jadi, salah satu lahan itu yang akan kita bangun untuk sekolah Rakyat,”ucap Raimon.
Menurutnya, sekolah rakyat harus memiliki lahan minimal 5 hektar. Setelah semuanya selesai, pembangunan akan dilaksanakan oleh kementrian PU setelah proses lelang dan pelaksanaan pembangunan. Karena pembangunan itu hanya butuhkan waktu kurang lebih 6 bulan.
“,Kalau bulan Maret ini sudah bisa terpenuhi dan lahan sudah siap, insyaallah akhir tahun 2026 sudah mempunyai sekolah Rakyat,”terang Raimon.
Raimon mengungkapkan, penerimaan siswa sendiri hanya untuk anak anak kurang mampu yang desil 1 dan desil 2 yang boleh sekolah rakyat, penerimaan juga melalui pemerintah daerah, Kemensos dan bps selalu pemengang data desil.”tandasnya (Akip)

