Kliksumatera.com, SEKAYU- Ratusan KK yang berada di daerah Desa Sumbersari D4 Kecamatan Tungkal Jaya (pemekaran Kecamatan Bayunglincir) Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan saat ini mengeluhkan listrik yang byarr pett alias mati lampu.
Ironisnya, dalam seminggu tidak kurang 3 kali listrik tak menyala. Lamanya pun membuat warga kian merana, karena bisa sampai 3 hari penuh. ”Kalau mati, bisa sampai 3 hari penuh. Paling cepat mati pagi, malam pukul 12 malam baru menyala atau paling cepat menyala listriknya 1 hari penuh,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat berinisial Ya (55) kepada Kliksumatera.com saat melihat langsung desa tersebut kemarin.
Apakah tagihan listriknya kecil karena seringnya mati lampu? ”Inilah masalahnya, rata-rata tagihan listrik cukup besar. Antara 3-5 ratus ribu per bulan. Belum lagi seringnya rusak alat-alat elektronik warga, menjadikan ratusan KK di desa ini tambah merana,” tegasnya.
Dari pantauan di lapangan, untuk malam hari, warga mengandalkan mesin genset. Sehingga rumah-rumah warga tampak terang meski tidak menyeluruh. Sebab, tidak semua warga yang rata-rata petani sawit dan karet tersebut mampu membeli genset dan BBM-nya.
Jika siang hari, listrik Desa Sumbersari ini memang tidak kentara kalau sedang mati. Sebab tampak puluhan bahkan lebih tiang listrik cor beton megah berdiri seakan siap menyuplai listrik warga. Namun saat menjelang malam, akan kentara sekali kalau listrik yang ada ternyata tidak semegah tiang-tiang yang berdiri kokoh.
”Kami berharap, Pemkab Banyuasin atau pihak terkait dapat mencarikan solusi untuk masalah listrik ini,” harap Ya.
Laporan/Posting : Imam Ghazali

