Site icon

Rawat Masjid Baru dengan Gotong Royong, Warga Krangean Hidupkan Semangat TMMD

WhatsApp Image 2026-05-07 at 08.37.34

PURBALINGGA — Halaman masjid di Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, tampak lebih ramai dari biasanya. Bukan karena kegiatan pengajian atau peringatan hari besar, melainkan suara sapu, ember air, dan canda warga yang saling bersahutan dalam kerja bakti bersama program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.

Masjid yang belum lama selesai direnovasi itu kini berdiri lebih kokoh dan nyaman. Cat dindingnya masih tampak bersih, lantainya mengilap, dan suasana di sekitarnya terasa teduh. Namun bagi warga, bangunan yang sudah diperbaiki itu bukan hanya untuk dinikmati, melainkan juga harus dijaga bersama.

Sejak pagi, warga bersama anggota TNI dan aparat lainnya kompak membersihkan seluruh area masjid, baik di dalam maupun luar bangunan. Sebagian menyapu lantai utama masjid, ada yang mengepel hingga sudut ruangan, sementara lainnya sibuk membersihkan kaca jendela agar kembali bening terkena cahaya pagi.

Di bagian luar, beberapa warga tampak mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekitar halaman masjid. Sementara anggota lainnya membersihkan area toilet dan saluran air agar lingkungan tempat ibadah tetap bersih dan sehat.

Tak ada yang terlihat canggung. Semua larut dalam suasana gotong royong yang hangat. Di sela pekerjaan, sesekali terdengar tawa ringan dan obrolan sederhana yang justru membuat pekerjaan terasa lebih ringan.

Bagi masyarakat Desa Krangean, masjid bukan sekadar tempat ibadah. Di sanalah warga berkumpul, bersilaturahmi, dan menjaga kebersamaan kampung mereka. Karena itulah, ketika masjid selesai direnovasi, muncul kesadaran bersama untuk ikut merawatnya.

Salah satu tokoh agama Desa Krangean, Sahrul, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan kerja bakti tersebut. Menurutnya, menjaga kebersihan masjid merupakan bagian dari bentuk syukur atas bangunan yang kini sudah jauh lebih baik.

“Masjid ini baru direnovasi, jadi memang harus dijaga dan dirawat bersama. Kalau bersih seperti ini jamaah juga lebih nyaman dan senang saat beribadah,” ungkapnya, Rabu (6/5/2026).

Ia menilai, kehadiran TNI melalui program TMMD bukan hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan fasilitas umum.

Di tengah aktivitas sederhana membersihkan lantai, jendela, hingga halaman masjid itu, tersimpan nilai kebersamaan yang begitu kuat. Bahwa membangun desa bukan hanya soal mendirikan bangunan, tetapi juga menjaga apa yang telah dibangun agar terus memberi manfaat bagi masyarakat.

Melalui kerja bakti tersebut, semangat TMMD kembali terasa hidup di Desa Krangean. Bukan hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara warga, aparat, dan lingkungan yang mereka cintai bersama.(anr)

Exit mobile version