Kliksumatera.com, SUMENEP– Berniat menyembuhkan penyakit yang dideritanya dengan cara melakukan terapi berendam pada air laut, seorang lansia malah bernasib malang karena ditemukan tidak bernyawa lagi di tepi Pantai di Dusun Kalowang, Desa Kalowang, Kecamatam Gayam, Kabupaten Sumenep, Senin (28/02/2022) sekitar pukul 07. 30 Wib.
Pasalnya, korban mempunyai penyakit stroke dan kejadian tersebut diduga kecelakaan sendiri. Diketahui korban bernama Syeh Hagid Zubaidi Alias Hafid (55) warga Dusun Kalowang, Desa Kalowang, Kecamatan Gayam. “Kejadian itu dilaporkan oleh Syeh Novel Syamlan umur 62 tahun, pekerjaan swasta Alamat Dusun Kelbuk Barat, Desa Kalowang, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep,” AKP Widiarti.
Kronologis kejadian dalam keterangan rilisnya, pada hari Minggu tanggal 27 Februari 2022 sekira pukul 10.00 Wib korban berangkat dari rumahnya hendak berjemur ke Pantai Kalowang Desa Kalowang Kecamatan Gayam.
Selanjutnya pada Senin tanggal 28 Februari 2022 sekira pukul 07.30 Wib. Saksi Rasid Laki-laki umur 45 menemukan mayat korban dalam keadaan tengkurap dengan luka-luka lecet di bibir dan telinga kiri. “Korban diduga tergelincir atau terjatuh di bibir pantai sehingga mengenai batu karang, mengingat korban memiliki riwayat Sakit Stroke,” terangnya.
Ia juga menceritakan, saksi bersama masyarakat membawa mayat ke rumahnya untuk dimakamkan, lalu mengabarkan kepada beberapa warga setempat yang diteruskan kepada aparat desa untuk segera mengevakuasi korban. “Syeh Novel Syamlan sebagai pelapor yang mendapat informasi langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Sapudi. Kemudian personel Polsek Sapudi bersama petugas medis dan anggota Koramil mendatangi tempat kejadian perkara,” urainya.
Korban dievakuasi ke Puskesmas Gayam untuk dilakukan autopsi namun pihak keluarga korban keberatan dan meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban akibat celaka sendiri dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dalam mengingat korban memang mempunyai riwayat penyakit Stroke dan melakukan pengobatan alternatif dengan berendam air laut di pantai.
“Pihak keluarga membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun yang mana pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga,” tukasnya.
Diketahui hasil pemeriksaan luar oleh dokter pemeriksa di Puskesmas Gayam tidak ditemukan luka pada mayat.
Sumber : Jatimexplore.net/Kliksumatera.com
Posting : Imam Ghazali

