Kliksumatera.com, LAHAT- Salah satu Aktivis Sumsel Bersatu Perwakilan Daerah Kabupaten Lahat Elan Setiawan sudah beberapa kali mengingatkan melalui akun facebooknya, penyampaian melalui rekan dan melalui beberapa media online sebelum dilaksanakannya Aksi Demo ALB di depan Pagar Kantor Pemda Lahat pada Rabu tanggal 10/3 lalu yang membawa simbol dan logo bendera ASB yang diubah menjadi Aktivis Lahat Bersatu (ALB). Hal itu membuat banyak opini tentang hal tersebut.
Dimana menurut Elan melalui pesan Whatssapnya Kamis (11/3), oknum berinisial BK mengatakan Ketua ALB sudah izin ke Ketua ASB untuk hal tersebut, ada juga komentar DT yang minta pecat saja Elan sebagai anggota ASB dan berbagai opini lainnya yang menjadi pertanyaan besar.
Terkait hal tersebut Rudi Pagabean Ketua ASB Sumsel Bersatu melalui Elan Setiawan mengatakan agar tolong diklarifikasikan lagi. ”Sebab sampai sejauh ini belum ada koordinasi dengan kita ASB di Palembang, salam perjuangan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan Aktivis Sumsel Bersatu itu lahir karena ada kriminalisasi aktivis dan bergerak pun ketika ada aktivis dikriminalisasi di luar itu ASB tidak cawe – cawe (omong besar). ”Jadi sampaikan kepada kawan-kawan kalau mau bergerak bawa organisasi dan simbol masing- masing. Jika dalam demo tersebut mereka dikriminalisasi, maka ASB akan membela aksi tersebut,” ujarnya.
Lanjut Rudi Pagabean melalui pesan Whatssap yang disampaikan ke Bung Elan, ASB bukan milik perseorangan tetapi ASB adalah wadah milik semua aktivis di Sumatera Selatan dan ASB mendukung semua pergerakan aktivis untuk membongkar semua indikasi yang menyelewengkan uang negara. ”ASB support untuk kepentingan dan sangat prorakyat,” tandasnya.
Laporan : Idham/Novita
Editor/Posting : Imam Ghazali

