Site icon

Saat Memancing, Dua Warga Bom Berlian Pangkalan Balai Ditemukan Meninggal Dunia

WhatsApp Image 2020-03-20 at 18.57.13(1)

Kliksumatera.com, BANYUASIN – Malang dialami dua warga Bom Berlian Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin. Pasalnya dua warga tersebut dinyatakan hilang setelah pergi memancing di Sungai Bom Berlian. Kedua bocah yang masih duduk di bangku SMP tersebut hilang diduga terbawa arus sungai.

Kemudian BPBD, Kesbangpol Banyuasin bersama pihak Kecamatan dan Polsek Pangkalan Balai melakukan pencarian orang hilang tersebut. Dari informasi dua orang tersebut pergi memancing di Sungai Bom Berlian, Kamis, tanggal 19 Maret 2020 pukul 15.20 WIB.

Adapun yang ikut dalam pencarian tersebut yakni Kepala BPBD Kesbangpol Banyuasin Ir. Alfian Sholeh, MM, Camat Banyuasin III Dra. Yuni Khairani, M.Si III, Kapolsek Pangkalan Balai, AKP. Indrowono SH, Kanit Intel Polsek Pangkalan Balai Herlambang, Kanit Binmas, Iptu Amirul Husni, SH., MH, Kanit Binmas Polsek Pangkalan Balai, serta Piket SPK, Lurah Pangkalan Balai. Abdullah Sani, dan Para Anggota BPBD Kesbangpol serta 70 orang masyarakat setempat.

“Setelah dilakukan pencarian kurang lebih 1× 24 jam, kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Kepala BPBD Kesbangpol Banyuasin Ir. Alpian Soleh, MM, saat dimintai konfirmasinya oleh media ini, Jumat (20/03).

Menurut Alpian, kronologi kejadian tersebut terjadi Kamis tanggal 19 Maret 2020 pukul 15.00 WIB, Bakda Ashar yang mana M (14) dan I (14) mancing ikan di Sungai Bom Berlian dan pada saat itu cuaca lagi hujan deras. “Pada pukul 22.00 WIB, baru dicari oleh ibu korban dan dia (Ibu) korban melihat korban mancing di sungai Bom dan berjalan-jalan sekitar pukul 15.00 WIB. Pukul 11.50 WIB esok harinya, korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia semua. Saat ini kami dari BPBD Kesbangpol Banyuasin telah menyerahkan bantuan tanggap darurat dari Bupati, nanti akan diserahkan langsung bantuan tanggap darurat dari Bupati Banyuasin untuk keluarga korban, ” ujarnya.

Ir. Alpian mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin agar tidak beraktivitas di saat hujan turun dengan intensitas tinggi. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Banyuasin untuk tidak berkaktivitas di saat hujan turun, sebab saat hujan turun kondisi tanah labil, air mengalir deras, bahaya petir serta angin kencang yang bisa menumbangkan pepohonan,” tukasnya.

Laporan : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali

Exit mobile version