SUKOHARJO – Semangat pengabdian dan jiwa korsa yang tinggi selalu menyala di dada setiap prajurit TNI, tak tergantung di mana tugas sedang diembankan. Hal itu terlihat sangat nyata dan menyentuh hati di lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo yang berpusat di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Di tengah hiruk-pikuk kegiatan pembangunan fisik yang sedang berjalan lancar, suasana terasa begitu hidup dan penuh energi.
Di sisi lokasi pekerjaan pengadukan bahan bangunan, terlihat jelas para anggota Satgas bekerja sepenuh hati bersama warga desa. Gerakan mereka luwes, sigap, dan sangat terlatih. Setiap ayunan cangkul yang menyatu padukan butiran pasir, batu kerikil dan semen dilakukan dengan kekuatan penuh serta irama yang sangat teratur. Bunyi gesekan alat kerja dengan material bangunan terdengar beruntun, tajam dan tegas, bagaikan suara desingan peluru yang membelah udara di tengah medan tempur.
Meski saat ini medan yang mereka injak bukanlah garis depan menghadapi musuh negara, melainkan tanah subur desa untuk membangun sarana kesejahteraan, namun mental tempur, disiplin serta semangat pantang mundur yang mereka miliki tak berkurang sedikitpun. Keahlian, kekuatan fisik dan ketangkasan yang diasah dalam pelatihan militer kini disalurkan sepenuhnya untuk mencampur adukan yang kokoh, demi terbangunnya talud, renovasi rumah dan sarana umum yang kuat dan awet bagi masyarakat.
Bagi para prajurit, tugas membangun desa adalah bagian tak terpisahkan dari tugas menjaga negara. Melalui ayunan cangkul yang berbunyi bagaikan suara pertempuran itu, mereka ingin menegaskan bahwa musuh sesungguhnya yang harus dikalahkan adalah kemiskinan, kebodohan dan keterbatasan sarana yang dirasakan oleh rakyat. Semangat ini pula yang semakin mempererat ikatan persaudaraan antara TNI dengan masyarakat, bahu membahu sekuat tenaga demi terwujudnya desa yang maju, aman dan sejahtera.(*)
Semangat Juang di Lokasi Pembangunan: Irama Ayunan Cangkul Bagaikan Desingan Peluru di Medan Tempur

