Site icon

Sistem Sekuler Kapitalis, Ciptakan Kejahatan, Jauhkan Kesejahteraan

WhatsApp Image 2024-08-26 at 23.39.32

Oleh : Rustina

 

Saat ini kita hidup di bawah sistem ekonomi kapitalisme, yang menjadikan negara berlepas tangan dari peran mengurusi rakyatnya. Sebaliknya, para penguasa malah sibuk memperkaya diri sendiri, keluarga dan kroninya. Mereka juga begitu ambisius melakukan manuver politik demi syahwat kekuasaan. Akibatnya  mereka abai terhadap Kesejahteraan rakyat.

 

Lihat saja, harga barang-barang kebutuhan pokok melambung tinggi dan terus naik hingga rakyat kesulitan membelinya. Begitu juga kebutuhan dasar publik seperti; pendidikan, kesehatan, transportasi, BBM, listrik dan gas. Semuanya sulit dijangkau karena dipatok dengan harga mahal oleh pemerintah.

 

Tidak heran, kondisi masyarakat yang tidak sejahtera ini pun mendorong terjadinya tindakan-tindakan nekat. seperti, begal dan para wanita pun bisa ikut berkomplot dengan para pelaku begal, demi memenuhi kebutuhan hidupnya, yang mana ketika masyarakat pun hidup di sistem sekuler kapitalis dan hedonis.

 

Sehingga  kebutuhan yang mendesak, membuat mereka mau dan bersedia membantu pekerjaan yang jelas-jelas tindak kejahatan. Kemudian dalam keadaan terdesak dan mempunyai kebutuhan yang mendesak tadi, maka akan timbul pikiran yang hanya terfokus pada upaya memenuhi kebutuhan mendesaknya saja, meski harus melakukan hal-hal gila seperti melakukan pembegalan dan berkomplot dengan pembegal.

 

Faktor pendidikan juga berperan besar dalam kasus ini. Banyaknya kasus pembegalan ini juga menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita gagal menghasilkan orang-orang yang bertakwa.Hal ini tidak lepas dari asas pendidikan yang sekuler dan tujuan pendidikan yang materialistis. Islam dijauhkan dari sistem pendidikan sehingga menghasilkan orang-orang yang berbuat semaunya dan tidak takut dosa.

 

Pendidikan di sistem sekuler kapitalis sekarang hanya mengejar keuntungan dunia saja.Apa pun dilakukan asalkan memberikan keuntungan secara materi, tanpa peduli halal-haram. Sehingga tidak menghasilkan generasi yang beriman dan bertakwa.

 

Banyaknya kasus pembegalan tidak akan terjadi dalam sistem Islam. Hal ini karena islam menetapkan peran negara sebagai ra’in, yaitu pengurus urusan rakyat dan bertanggung jawab atas urusan tersebut.

 

Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggung jawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin rakyat banyak akan dimintai pertanggung jawaban atas rakyat yang dipimpinnya “(HR Bukhari).

 

Dengan posisi negara sebagai ra’in ini, penguasa akan menjamin kesejahteraan tiap-tiap rakyat.Negara (Khilafah) akan  politik ekonomi Islam yaitu; jaminan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat seperti ;(sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan dan keamanan).Serta kurikulum pendidikan yang berbasis Aqidah Islam dan negara juga mewujudkan kemampuan rakyat untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier. Sehingga rakyat tidak mengikuti hal-hal yang menyimpang.

 

Semua ini bisa terwujud dengan adanya peran dari individu, masyarakat, dan negara. sehingga terwujudlah sistem islam yang menerapkan syariat Islam secara kafah.

Wallahua’lam bishawab.

Exit mobile version