Site icon

SMAN 1 Lahat Gerakkan Kebersamaan, Secanting Beras Jadi Simbol Kepedulian

IMG-20261023-WA0039

Kliksumatera.com LAHAT – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan keluarga besar SMA Negeri 1 Lahat (Smansala) melalui kegiatan Kebersala (Kegiatan Berbagi Smansala). Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, namun memiliki makna besar bagi mereka yang membutuhkan.
Suasana penuh kebersamaan terlihat di lapangan utama SMAN 1 Lahat. Ratusan siswa bersama jajaran guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) berkumpul untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial tersebut.
Melalui kegiatan ini, setiap warga sekolah secara sukarela menyumbangkan secanting beras dan sebungkus mi instan. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk nyata kepedulian sosial.
Kegiatan Kebersala tidak sekadar menjadi ajang pengumpulan bantuan pangan. Lebih dari itu, program ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik, khususnya semangat gotong royong, keikhlasan, dan empati terhadap sesama.
Kepala SMA Negeri 1 Lahat, Nurul Hayati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan antusiasme seluruh keluarga besar Smansala yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya, melalui kegiatan berbagi ini, para siswa diharapkan dapat memahami pentingnya kepedulian sosial serta membiasakan diri untuk membantu sesama tanpa memandang besar atau kecilnya bantuan yang diberikan.
“Melalui secanting beras dan sebungkus mi instan ini, kita ingin menanamkan nilai keikhlasan dan indahnya berbagi. Sekecil apa pun yang kita berikan dengan tulus, tentu akan membawa manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Nurul Hayati.
Ia berharap, Kebersala dapat terus menjadi kegiatan positif yang dilaksanakan secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan sekolah.
Melalui gerakan ini, SMAN 1 Lahat ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan semangat Kebersala, secanting beras menjadi simbol bahwa kebaikan tidak diukur dari seberapa besar yang diberikan, melainkan dari ketulusan hati untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.

Exit mobile version