Site icon

Sumsel Banjir Lagi, Mengapa Terus Berulang?

WhatsApp Image 2024-01-22 at 21.36.37

Oleh : Istiqomah (Ibu Rumah Tangga)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD ) Sumatera Selatan melaporkan ada 8 daerah di Sumatera Selatan yang terdampak Banjir meliputi Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Rawas (Mura), Musi Banyuasin (Muba), Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, Ogan Ilir (OI) dan Kota Prabumulih.

Semua wilayah ini terkena banjir parah, tetapi Muratara melebihi wilayah lainnya, karena daerah Muratara ini mengalami ketinggian air hingga mencapai 2 meter. Hal ini dikatakan oleh Kepala BPBD Sumsel, Iqbal Alisyabana pada hari Sabtu lalu (detik.com, 18/1/24).

Penyebab terjadinya banjir di berbagai wilayah tersebut adalah intensitas hujan yang terus-menerus turun sehingga air sungai meluap, seperti Sungai Serimpit dan Sungai Rawas. Hal ini mengakibatkan dua jembatan gantung rubuh dan menyebabkan 2000 rumah warga terendam air setinggi 2 meter.

Begitu juga yang terjadi di wilayah lain, semua dikarenakan intensitas hujan yang terus-menerus turun dari awal Bulan Desember hingga Januari. Diperkirakan hujan akan terus turun hingga akhir Bulan Januari ini. Pemerintah di daerah masing-masing sudah berusaha mengatasi banjir yang terjadi setiap tahunnya. Namun, faktanya bukan hanya belum maksimal, tetapi makin tahun banjir ini makin meluas dan tinggi. Mengapa ini terjadi?

Fakta bahwa bencana masih terus-menerus terjadi adalah bukti bahwa penanganan yang dilakukan pemerintah masih belum cukup. Makin hari makin banyak lahan yang dialihfungsikan, misalnya hutan belantara dijadikan lahan perkebunan. Begitu juga hutan yang dijadikan lahan permukiman sehingga pohon-pohon yang tadinya mampu menyerap air sudah jauh berkurang.

Perubahan-perubahan inilah diantaranya yang menyebabkan banjir itu terjadi, walaupun pemerintah sudah berupaya untuk menanam kembali dengan pohon-pohon sawit, tetapi tidaklah mampu menanggulangi banjir itu, karena akar serabut beda dengan akar pohon tunggang.

Setiap tahunnya, pemerintah daerah hanya menganggarkan pengeluaran untuk memberikan bantuan ke setiap wilayah yang terdampak dan menurunkan aparat untuk mengevakuasi warga yang terendam. Pemerintah daerah juga memberikan bantuan berupa bahan pangan dan pakaian. Jadi, sejauh ini pemerintah belum bisa memberikan penanggulangan yang sesuai dengan akar masalah tadi.

Secara teknis, kita mengetahui akibat dari lahan yang dialihfungsikan ini menyebabkan banyak warga yang dirugikan, tetapi apalah daya oligarki yang berkuasa tanpa ada solusi yang tepat. Ini disebabkan tuntutan oligarki sebagai pemilik modal tidak mampu ditolak pemerintah dengan alasan demi pembangunan dan kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut.

Pandangan Islam
Allah SWT berfirman dalam Alquran surat Ar Rum ayat 41 yaitu “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagia dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan bahwa bencana yang terjadi adalah karena perbuatan manusia. Tangan- tangan manusialah yang berperan dalam berbagai kerusakan dibumi. Padahal, Allah SWT juga berfirman dalam Alquran surat As-Syuara ayat 151 yang berbunyi “Dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melampaui batas, yaitu mereka yang berbuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan.”

Ayat ini memberikan peringatan kepada kita agar senantiasa menjaga alam. Untuk menjaga alam kita harus memahami ilmu pengetahuan berkaitan dengan alam, memahami sunnatullah dan memahami hukum-hukum yang berkaitan dengan pengelolaannya. Semua itu telah Allah SWT tetapkan, sehingga sebagai manusia kita tinggal secara konsisten menjalankannya.

Kita perlu menjaga alam dengan penuh kesadaran bukan karena ada sesuatu di baliknya berupa keuntungan, pujian, atau kekuasaan semata.

Sudah sepatutnya manusia menyadari bahwa alam adalah salah satu anugerah yang Allah SWT ciptakan untuk segenap makhluk di dalamnya. Melestarikan dan memanfaatkan alam berdasarkan syariat Islam adalah solusi yang sangat tepat dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi saat ini. ***

Exit mobile version