Kliksumatera.com, ASAHAN- Karakter kuat tidak terbentuk dalam semalam. Di Kabupaten Asahan, proses itu dimulai sejak anak masuk Pendidikan Anak Usia Dini.
Bukti keseriusannya terlihat dalam kegiatan Koordinasi, Perencanaan, Supervisi, dan Evaluasi Layanan Bidang Pendidikan yang digelar Kamis, 16 Juli 2026 di Gedung Mutiara Kisaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan bersama Sekretaris Dinas hadir memimpin forum tersebut. Pesertanya adalah Kepala Satuan PAUD dari seluruh wilayah di Asahan.
Fokus utama tahun ini mengarah pada dua hal: Pendidikan Antikorupsi (PAK) dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) untuk jenjang PAUD. Tujuannya menanamkan nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta pemahaman tentang bahaya narkoba sejak usia emas anak.
Materi tidak disampaikan secara kaku. Di PAUD, PAK dan IKAN akan dikemas melalui dongeng, permainan peran, lagu, dan pembiasaan sikap positif setiap hari di sekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan, kunci keberhasilan ada pada sinergi. Pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan harus satu suara agar nilai-nilai tersebut benar-benar hidup di lingkungan anak. “Kalau dari kecil anak sudah terbiasa jujur, disiplin, dan tahu mana yang baik-buruk, kita sedang menyiapkan generasi Asahan yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing,” katanya.
Para kepala PAUD menyatakan dukungan penuh. Kurikulum akan diadaptasi agar pesan antikorupsi dan pencegahan narkoba masuk dengan cara yang menyenangkan, tanpa membebani anak.
Dengan langkah ini, Dinas Pendidikan Asahan berharap setiap anak PAUD memiliki fondasi moral yang kokoh sebagai bekal menghadapi tantangan ke depan.
Laporan : Boy
Posting : Imam Gazali

