Site icon

TMMD 129 Bojonegoro: Satlinmas Kesongo Dibekali Mental Baja Padamkan Api

WhatsApp Image 2026-07-29 at 12.54.38

BOJONEGORO, – Kobaran api mendadak membumbung tinggi dari sebuah drum bekas di halaman Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Selasa (28/7/2026).

Di tengah hawa panas dan kepulan asap, belasan pria berseragam kaos abu-abu mematung penuh konsentrasi.

Tanpa sedikit pun rasa ragu, salah seorang anggota perlahan melangkah maju. Berbekal kain basah di kedua tangannya, ia membaca arah angin dengan cermat.

Srat! Kain dibentangkan dan ditutupkan dengan tenang tepat di atas drum yang membara.

Hanya dalam hitungan detik, api padam dan asap putih mengepul, disambut helaan napas lega serta tepuk tangan dari rekan-rekan sesama anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Aksi sigap ini merupakan bagian dari simulasi pelatihan mitigasi dan penanggulangan kebakaran yang digelar dalam sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro.

Bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, program TMMD ke- 129 tahun 2026 membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak semata-mata diukur dari berapa panjang jalan beton yang dicor atau kokohnya dinding rumah yang direhabilitasi.

Lebih dari itu, ketahanan masyarakat dibangun dari dalam, lewat penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa aspek keselamatan warga merupakan fondasi utama yang harus disiapkan beriringan dengan pembangunan fasilitas desa.

“TMMD bukan hanya membangun jalan, rumah, maupun fasilitas umum, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui pelatihan ini kami berharap anggota Satlinmas memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan awal kebakaran sehingga dapat memberikan rasa aman dan membantu masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” ujar Lettu Ckm Purnomo.

Pelatihan yang berlangsung interaktif ini tidak cuma menyuapi peserta dengan teori. Petugas Damkarmat membimbing langsung para anggota Satlinmas mempraktikkan berbagai skenario bahaya yang kerap mengintai permukiman desa.

Mulai dari teknik memadamkan api bahan bakar minyak (BBM) menggunakan kain basah dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga langkah-langkah aman menangani kebocoran dan kebakaran tabung gas LPG.

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian dan Pemberdayaan Masyarakat Damkarmat Bojonegoro, Muhammad Imam Affan Tsaniya, S.STP., M.H., menekankan pentingnya pembekalan ini bagi para Linmas desa.

“Satlinmas merupakan unsur terdepan di desa saat terjadi keadaan darurat. Karena itu mereka perlu memiliki kemampuan dasar dalam melakukan penanganan awal kebakaran sebelum petugas pemadam datang,” terangnya.

Pengalaman berhadapan langsung dengan jilatan api memberikan kesan mendalam sekaligus menumbuhkan mental baja bagi jajaran Linmas Desa Kesongo.

Danton Satlinmas Desa Kesongo, Suprapto, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan terima kasihnya atas perhatian Satgas TMMD dan Damkarmat Bojonegoro terhadap keselamatan warga mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD dan Damkarmat Bojonegoro atas pelatihan ini. Ilmu yang kami peroleh akan menjadi bekal bagi anggota Satlinmas untuk lebih siap, sigap, dan percaya diri dalam membantu masyarakat apabila terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di Desa Kesongo,” ungkap Suprapto gembira.

Melalui sinergi erat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga, TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menghadirkan makna kemanunggalan yang sejati, masyarakat tak hanya dimanjakan oleh infrastruktur fisik yang memadai, tetapi juga dibekali rasa aman serta kemandirian untuk menjaga desanya sendiri.(*)

Exit mobile version