Site icon

Tumpukan Sampah Depan BRI Mengganggu Para Pengendara dan Siswa

WhatsApp Image 2024-02-08 at 23.11.42

Kliksumatera.com PAGARALAM- Terlihat saat ini sampah menumpuk depan Bank BRI Cabang Kota Pagaralam yang juga bersebelahan dengan lingkungan sekolah, tepatnya di Jalan Kombes H Umar Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam. Selain baunya yang menyengat juga mengganggu aktivitas pendidikan di sekitar dan masyarakat yang berlalu-lalang di jalan tersebut, Jumat (9/2/2023).

Sudah seharusnya menjaga kebersihan sudah menjadi tangung jawab kita bersama. Apalagi masyarakat sekitar penting dalam Kesadaran di timbulkan pada masyarakat. Karena kalau masyarakat hanya mengandalkan petugas kebersihan sementara masyarakat tidak peduli terhadap lingkungannya, semua akan sia-sia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam Dekky saat dihubungi media ini mengatakan, memang sampah di depan Bank BRI dan simpang kompleks Muhammadiyah sudah jadi problem lama. Meskipun ditempatkan petugas DLH untuk jaga, namun saat petugas sedikit lengah sampah sudah menumpuk lagi.

“Dalam menjaga kebersihan tentunya mari kita kerja sama dengan masyarakat itu sendiri, tidak bisa hanya mengandalkan dari dinas kebersihan saja, DLH adalah perpanjangan tangan dari pemerintah. Idealnya bersama kita bergotong-royong dan membuang sampah di tempat yang sudah disediakan.

Pemerintah Kota Pagaralam, melalui Dinas Lingkungan Hidup sangat berterima kasih kepada Polres Pagaralam dan Polsek Pagaralam Selatan yang sudah ikut peduli dan membantu Pemkot dalam penanggulangan sampah.

Terkait sampah tersebut, Pemkot Pagaralam sudah merencanakan tahun 2024 ini akan menempatkan box kontiner.

Sementara Kapolres Pagaralam Erwin Aras Ganda SIK melalui Kapolsek Pagaralam Selatan Ipda Yuga Suganda bersama anggotanya menyampaikan, Polres Pagaralam melalui Polsek Pagaralam selatan selalu siap sedia di segala lini. Demi terjaganya kamtibmas yang kondusif di Kota Pagaralam, dan mengimbau pada masyarakat, Jangan lagi buang sampah di lokasi itu karena bukan tempat sampah melainkan lingkungan tempat tinggal dan banyak anak-anak sekolah.

Laporan : 09–Fais
Posting : Imam Gazali

Exit mobile version