Site icon

Ubah Mindset Masyarakat, Kades Lesung Batu Kembangkan Kawasan Terintegrasi 5,5 Hektare

Kliksumatera.com LAHAT — Mengubah pola hidup dan mindset masyarakat menuju kehidupan yang lebih produktif bukanlah perkara mudah. Namun, hal tersebut terus diupayakan Kepala Desa Lesung Batu, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Radius Perwira, S.IP.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan lahan seluas 5,5 hektare di kawasan Cuhup Simpou, yang saat ini mulai dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata sekaligus kawasan produktif desa.

Hal itu disampaikan Radius Perwira saat berbincang bersama Edhi Amin, S.Pd.I., dalam Podcast PWI Lahat, Jumat (2/10/2026).
Menurut Radius, kawasan seluas 5,5 hektare tersebut dikembangkan secara terintegrasi. Di kawasan itu terdapat perkantoran desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Selain menjadi kawasan wisata, lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai potensi pertanian dan perkebunan. Sejumlah tanaman yang telah menghasilkan di antaranya sirsak, alpukat, jeruk, pisang, nangka, kopi, dan jengkol.
Pengembangan kawasan juga dilakukan melalui budidaya perikanan menggunakan kolam terpal.

Radius menjelaskan bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan tersebut tidak seluruhnya menggunakan Dana Desa. Pemerintah Desa Lesung Batu juga memperoleh dukungan melalui program CSR perusahaan batu bara, Dinas Perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat,  Dinas PUPR dan pihak yang membantu

Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi dan ditingkatkan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah pengembangan budidaya ikan lele.
“Untuk ikan lele, produksi kita sekitar 274 kilogram per minggu dan diperuntukkan untuk memenuhi pesanan MBG,” ujar Radius.

Untuk meningkatkan produksi, pihak desa masih membutuhkan dukungan berupa bibit ikan dan pakan. Sebelumnya, Pemerintah Desa Lesung Batu juga telah mencoba membudidayakan maggot sebagai salah satu alternatif untuk mendukung kebutuhan pakan ikan.
Ke depan, Desa Lesung Batu menargetkan dapat mewujudkan swasembada ikan lele dengan memanfaatkan kolam-kolam terpal yang ada di kawasan tersebut.

Perlu adanya dukungan dari pemerintah terus diberikan agar berbagai potensi yang dimiliki desa dapat dikembangkan secara maksimal dan berkelanjutan.
Beliau  berharap pemerintah pusat dapat kembali meningkatkan alokasi Dana Desa hingga 60 persen sehingga desa memiliki ruang yang lebih besar dalam membangun dan mengembangkan potensi masyarakat.

Dengan pengembangan kawasan yang memadukan pemerintahan desa, ekonomi, pertanian, perkebunan, perikanan dan wisata, Desa Lesung Batu berupaya menjadikan lahan tersebut sebagai kawasan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Laporan Wartawan Novita.

Exit mobile version