Site icon

Usai Longsor Tewaskan 3 Penumpang Minibus, Kini Jalan Lintas Medan-Tanah Karo Telah Dibuka

WhatsApp Image 2021-10-25 at 01.30.29

Kliksumatera.com, MEDAN- Para pengguna Jalan Lintas Medan-Tanah Karo, jalurnya saat ini sudah dibuka penuh. Namun, tetap  berhati-hati jika melewati jalur  wisata ini, sebab dikhawatirkan bisa terjadi longsor  di sepanjang jalur, akibat masih intensnya curah hujan yang turun akhir-akhir ini.

Demikian imbauan Dirlantas Poldasu Kombes Valentina Tatareda. Sebelumnya jalur ini sempat dibuka tutup akibat  longsor yang terjadi pada, Sabtu  (23/10) yang menimpa sebuah minibus Xenia yang mengakibatkan  tiga orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

Mobil tersebut kebetulan sedang melintas saat itu  sehingga pengemudi mobil tak sempat mengelak menghindari longsor yang secara tiba-tiba terjadi, di lokasi ini memang  tergolong rawan berkendaraan karena tikunganya yang sangat  tajam.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Tatareda mengatakan “Saat  kejadian, mobil minibus tersebut sedang melintas dengan berpenumpang 5 orang, secara tiba-tiba tanah  longsor berupa batuan dan tanah dari tebing menutupi  jalan hingga rata dengan aspal.Kondisi mobil korban tertimbun dan tertutup material batu besar dan tanah,” ujar Valentino,  Minggu (24/10/2021).

Lebih lanjut Valentino menjelaskan setelah kejadian, Petugas Polantas bersama warga dan pengguna jalan yang sedang melintas di sekitar longsor, langsung memberikan pertolongan melakukan evakuasi korban sekaligus membawa korban ke Rumah sakit terdekat.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Valentino mengatakan, saat ini petugas gabungan masih melakukan pembersihan material longsor dan arus lalu lintas sudah dibuka kendati masih bersifat buka tutup dan masih terjadi antrean panjang, dan harus tetap waspada jika berkendara di daerah ini.

Sementara itu, peristiwa longsor ini mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, dan dua luka-luka. Identitas korban selamat Gusrini Hagaina Br Ginting (23) warga Jalan Sedap Malam 1. Korban saat ini mendapat perawatan di RS Efarina Etaham, Tanah Karo. Ferdinan Tarigan (34) warga Jalan Pales 7 A No 37. Korban saat ini mendapat perawatan di RSUP Adam Malik Medan.

Identitas korban meninggal dunia, Layani Br Bangun (58), Novita Sari Br Sembiring Meliala (29). Kedua korban merupakan ibu dan anak yang tinggal di Sekoci Besitang, dan Armando Sebayang (31) warga Jalan Parang IV.

Untuk jenazah Armando Sebayang sudah dijemput pihak keluarga dari RSUD Adam Malik untuk disemayamkam di rumah duka untuk dikebumikan pihak keluarga.

Laporan : Ronald-CW
Posting : Imam Ghazali

Exit mobile version