Site icon

Wabup Lahat Lepas 35 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sawit 2026, Total 109 Mahasiswa Sejak 2021

IMG-20260917-WA0001

Kliksumatera.com, LAHAT – Wakil Bupati Lahat secara resmi melepas keberangkatan 35 putra-putri Kabupaten Lahat yang dinyatakan lulus sebagai penerima Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Vokasi Kelapa Sawit Tahun 2026.

Program ini merupakan kerja sama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI bersama sejumlah perguruan tinggi mitra.

Kegiatan pelepasan yang digelar di Lahat tersebut turut dihadiri Sekda Lahat Dr. Ir. H. Izromaita, http://M.Si., Asisten II Setda Lahat Ichan Fadli, http://S.IP., MM., Pimpinan Bank Sumsel Babel Ari Lesmana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lahat Nien Adrin, MAP., Kepala Dinas Kominfo Lahat Eti Listiana, MM., serta Kepala Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini, http://S.STP., http://M.Si.

Program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Pelaksanaannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan serta regulasi Kementerian Pertanian yang mengatur pengembangan SDM, penelitian, dan pemberdayaan di bidang perkebunan.

Kepala Dinas Perkebunan Lahat Vivi Anggraini dalam laporannya menyampaikan, proses seleksi calon penerima beasiswa dilakukan melalui sejumlah tahapan yang telah ditetapkan penyelenggara. Dinas Perkebunan Lahat berperan dalam menyosialisasikan program kepada masyarakat, mendampingi proses pendaftaran, melakukan koordinasi dengan calon peserta, serta menyampaikan informasi terkait tahapan seleksi dan hasilnya.

Sosialisasi Program Beasiswa Sawit Tahun 2026 dilaksanakan pada 21 April hingga 6 Mei 2026. Selanjutnya, pendaftaran dan pengumpulan dokumen berlangsung pada 3 hingga 20 Juni 2026. Peserta kemudian mengikuti seleksi tertulis pada 22 Agustus 2026, dilanjutkan dengan tahapan wawancara pada 26 dan 28 Agustus 2026. Penetapan hasil seleksi dan pengumuman penerima beasiswa dilaksanakan pada 8 September 2026.

Berdasarkan hasil seleksi, tercatat 103 calon mahasiswa mengikuti proses awal. Sebanyak 102 peserta memenuhi persyaratan administrasi dan 100 peserta mengikuti tahapan seleksi. Dari proses tersebut, sebanyak 35 peserta dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai penerima beasiswa tahun 2026.

*Total 109 Mahasiswa Sejak 2021*

Program beasiswa sawit menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Lahat. Sejak 2021 hingga 2026, sebanyak 109 mahasiswa asal Kabupaten Lahat telah memperoleh beasiswa pendidikan tinggi melalui program tersebut.

Para mahasiswa menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi mitra, di antaranya Politeknik Citra Widya Edukasi, Institut Teknologi Perkebunan Indonesia Medan, Politeknik Kampar, Politeknik ATIP Padang, Universitas Jambi, serta sejumlah perguruan tinggi mitra lainnya yang tersebar di Indonesia.

Program studi yang ditempuh juga beragam dan berkaitan dengan kebutuhan sektor perkebunan, seperti budidaya perkebunan kelapa sawit, teknologi pengolahan hasil perkebunan, teknik kimia, agroteknologi, teknik mekanika, akuntansi, hingga teknologi listrik.

Para penerima beasiswa mendapatkan pembiayaan pendidikan dan sejumlah fasilitas penunjang yang didanai BPDP. Bantuan tersebut antara lain mencakup biaya kuliah, asrama atau akomodasi, uang saku, biaya wisuda, transportasi keberangkatan dan kepulangan, hingga kesempatan mengikuti kegiatan magang di perusahaan perkebunan.

*Bukan Hadiah, tetapi Awal Menuju Masa Depan*

Dalam arahannya, Wabup Lahat menegaskan bahwa beasiswa yang diterima bukan sekadar hadiah, melainkan awal untuk menata masa depan.

“Beasiswa ini adalah amanah. Kalian adalah duta Kabupaten Lahat. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik daerah, dan kembalilah untuk membangun perkebunan sawit Lahat agar lebih produktif, berkelanjutan, dan profesional,” pesan Wabup.

Ia berharap program ini mampu melahirkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dalam mengelola perkebunan kelapa sawit, khususnya bagi putra-putri yang berasal dari keluarga pekebun.

Program tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan sektor perkebunan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga pekebun di Kabupaten Lahat.

Laporan Novita

Exit mobile version