Site icon

Warung Samping Hotel Sevendream Disatroni Maling

WhatsApp Image 2021-03-10 at 21.30.11

Kliksumatera.com, PALEMBANG- Dua buah warung yang berlokasi persis di samping Hotel Sevendream (7Dream), tepatnya berada di RT 23 RW 08 No 1819 Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang, tadi malam sekitar pukul 02.00 WIB disatroni maling, Kamis (11/3/21).

Warung tersebut milik Eha atau Mega Novita (38) yang selama ini berjual aneka pakaian sport, pempek, voucher, rokok, sepatu, dan panganan. ”Semua barang-barang bagus ludes diambil maling semalam, termasuk voucher/pulsa, sepatu, celana sport, dan lainnya termasuk uang di laci,” ujar Eha.

Aksi maling ini diketahui pagi harinya sekitar pukul 08.00 WIB saat Bibi Eha bernama Pujiati akan membuka warung. Ternyata, gembok pada bagian samping telah dirusak maling, dan tampak barang-barang yang ada di dalam berantakan. Melihat hal itu, Pujiati pun langsung memberitahu ke Ketua RT 23 Imam Ghazali dan warga sekitar.

Lalu, Ketua RT pun berkoordinasi dengan Lurah Bukit Lama Alexander SP MSi, Babinkamtibmas Bripka Suhendro, dan Babinsa Sertu Windian. Dari petunjuk yang diterima, lalu korban didampingi suami melaporkan kejadiannya ke Polsek Ilir Barat 1.

Tak lama kemudian petugas Polsek IB 1 dipimpin Kanit Binmas Ipda Reno AR bersama anggotanya dan petugas Piket Reserse langsung mengecek lokasi serta mendata semua barang yang hilang, dan menanyakan kronologis kejadian.

Upaya melacak pelaku juga dilakukan dengan menginterogasi warga sekitar, dan meminta bantuan CCTV pihak Hotel 7Dream dan Sriwijaya Primer.

Hingga berita ditulis, belum diketahui motif serta pelakunya. ”Yang kita lihat cuma ada motor jenis Beat yang semalam hilir-mudik di lokasi ini Pak,” ujar petugas Hotel 7Dream usai mengecek CCTV, sementara CCTV Hotel Sriwijaya Primer tidak bisa menjangkau lokasi kejadian.

Sedangkan menurut Eko warga sekitar, dia hanya mendengar sebuah motor berhenti sekitar pukul 02.00 WIB malam. ”Tapi saya kira itu orang yang suka menjerat anjing liar Pak, jadi tidak saya perhatikan,” ujarnya.

Sementara Ipda Reno masih menunggu hasil timnya. ”Kita belum bisa menyimpulkan motif dan pelakunya atas peristiwa ini yang kata korban tadi kerugiannya sekitar 5 juta lebih. Akan kita kumpulkan dan akan kita lacak lebih lanjut. Kepada korban kita minta bersabar atas musibah ini,” tandasnya.

Di sisi lain, baik Lurah, Babinkamtibmas, maupun Babinsa berharap agar di lingkungan RT 23 untuk kembali mengaktifkan ronda malam sebagai antisipasi banyak hal termasuk masalah kriminal. ”Kalau selama ini aman, mungkin sekarang perlu berhati-hati lagi dan aktifkanlah kembali ronda malam agar lingkungan RT 23 dan sekitarnya lebih aman dan nyaman,” pungkas Suhendro.

Laporan/Posting : Imam Ghazali

Exit mobile version