Kliksumatera.com, PAGARALAM- Berkaitan dengan korban permainan ‘Tong Setan’ alias Motor Gila pada Sabtu malam Minggu (04/6) di arena Bazar Pasar Malam yang dipusatkan di Alun Alun Utara dalam rangka Menyambut HUT XXI Kota Pagaralam terjadi musibah di lokasi tontonan Tong Setan. Dan, pihak korban dengan pengelola bazar sepakat berdamai, sebanyak 12 korban biaya pengobatannya dan lainnya ditanggung oleh pengelola.

Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono SIk MH memerintahkan agar wahana Tong Setan dilarang beroperasi. Selain juga kepada pengelola bertanggung jawab atas biaya pengobatan terhadap korban wahana. Selain itu juga lanjut Kapolres Pagaralam AKBP Arif Harsono beberapa petugas wahana Tong Setan sudah diperiksa. “Sejumlah pengelola wahana Tong Setan sudah diperiksa, pengelola harus menanggung biaya pengobatan dan sebagainya, serta sebelum benar benar safety wahana ini dilarang beroperasi,” tegasnya.
Informasi yang didapat media ini di lapangan, terdapat sejumlah pengunjung nonton arena permainan motor gila alias tong setan, seperti biasa dan aman-aman saja, para pemotor memainkan berkeliling di arena aman dan terkendali. Namun setelah beberapa waktu berlangsung salah satu pemotor yang beraksi hilang kontrol dan keluar arena, yang menghantam sejumlah penonton. Kejadian yang tak terduga ini mengundang kegaduhan hingga teriakan dan korban para penonton yang menyaksikan di pinggir tong setan tersebut.
Setidaknya terdapat korban sebanyak 11 orang dilarikan ke rumah sakit umum Besemah untuk mendapatkan perawatan. Dan bagi 11 korban luka ringan usai perawatan sudah diperbolehkan untuk pulang, sedangkan 1 korban harus dirawat intensif karena benturan dan muntah-muntah. Seperti dijelaskan oleh dokter Zelin di rumah Sakit Besemah kepada sejumlah awak media. sedangkan 1 korban harus diobservasi terlebih dahulu karena mengalami muntah.
Laporan : 09-Pai
Editing : Imam Ghazali

