Kliksumatera.com, PAGARALAM- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ir Sri Meliayana dari Komisi IX Partai Gerindra, melakukan reses untuk menciptakan dan meningkatkan Keluarga Sehat Sejahtera, yang dipusatkan di Aula ITBis Kampus Lembah Dempo Kota Pagaralam Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu (23/7/2022) pukul 14.30 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Pagaralam yang diwakili Asisten 1 Daneil Nasution MSi, Pimpinan Yayasan ITBis, BKKBN Provinsi Sumsel Bidang Advokasi Ibu Evi Selviani, S.Kom, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pagaralam Paber Napitapulu MS.i. anggota DPRD Dedi Stanza SH, Ketua PWI Pagaralam Asnadi M Aridi serta para undangan.
Dalam sambutannya, Walikota Pagaralam melalui Asisten I Daniel Nasution MSi mengatakan, Pemerintah Kota Pagaralam beberapa waktu lalu gencar dalam rangka sosialisasi guna menekan angka stunting. Dalam Persoalan stunting disebabkan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mempersiapkan angka kelahiran. “Salah satunya pendidikan menjadi penentu angka stunting Kota Pagaralam cukup kecil yakni kisaran 15.5 persen. Dari situlah Kota Pagaralam mendapat penghargaan Pratama dari kementerian.
Lanjut Daneil, berbicara tentang keluarga tentu tidak lepas dari pemahaman serta pentingnya program yang terarah serta yang terencana. Stunting adalah kondisi anak yang pertumbuhannya terlambat, kurang cepat respons yang dimulai dari masa kandungan, bukan berarti tubuh yang ukurannya kecil. Hal ini bisa ditangani dari hamil dan 1000 hari awal kehidupan bayi. “Stunting masalah kita bersama, karenanya perlu Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE),” jelasnya.
Dalam kesempatan ini Ir Hj Sri Meliayana menjelaskan, Pagaralam saat ini makin maju dan dikenal karena berbagai event dilaksanakan di Pagaralam, sampai kunjungan Presiden RI Bapak Ir Jokowi beberapa waktu lalu.
Lanjut Sri Meliayana, terkait penyebaran dan pengendalian penduduk harus merata, tentu dengan 2 anak lebih sehat,” ujarnya.
Sementara sambutan dari BKKBN Provinsi Sumatra Selatan Bidang Advokasi, Evi Selviani, S.Kom menyatakan, pembangunan keluarga juga berkaitan dengan kependudukan yang kemudian dikelompokkan antara lain: kelompok balita dan anak-anak, kelompok remaja, dan kelompok lansia dengan tujuan Lansia Tangguh dan Hebat. Di akhir kegiatan, panitia menyiapkan door prize bagi hadirin yang beruntung.
Laporan : 09-Pai
Editing : Imam Ghazali

