Kliksumatera.com, LAHAT- Dipertanyakan adanya paket proyek pemasangan tembok penahan lokasi wilayah Desa Bandu Agung Kecamatan Pagun yang menurut informasi masyarakat setempat merupakan proyek provinsi dengan sumber dana Bangub tahun 2022.

Sebab diduga proyek ini proyek siluman soalnya tidak diketahui berapa panjang bangunan tembok penahan. Di samping itu juga proyek ini tanpa adanya papan informasi.
Adanya proyek pemasangan tembok penahan ini, air menjadi keruh hingga masyarakat mengeluh karena selama ini mereka menggunakan air sungai tersebut untuk mandi dan mencuci.
Aprizal Muslim Ketua PW GNPK-RI PROV Sumsel Minggu (6/11/22) mengatakan, pekerjaan proyek tersebut sama sekali tidak ada informasi kepada masyarakat dan tanpa papan merk. ”Sehingga kita tidak tahu besaran anggarannya, apalagi proyek ini BANGUB Provinsi. Lokasi proyek sendiri sudah sangat diuntungkan, akrena kontraktornya mengambil batu dari sungai itu sendiri, namun sangat di sayangkan cara yang dilakukan sangat lah tidak terbuka,” jelasnya.
Dia berharap kepada pengawas proyek untuk mengawasi pekerjaan tersebut dengan serius dan kepada aparat penegak hukum untuk memantau perkembangan pelaksanaan kegiatan proyek yang menggunakan anggaran keuangan negara.
Laporan : Idham/Novita
Editing : Imam Gazali

