Kliksumatera.com, PALEMBANG- Putra Putri Kebudayaan Remaja Nusantara (PPKRN) Sumatra Selatan (Sumsel) 2023 menggelar jumpa pers keberangkatan M Habibie Hidayatullah Chan dan Salsabila Brilian Putri, yang akan mewakili PPKRN Sumsel, ke tingkat Nasional pada tanggal 14 September, nanti.
Jumpa pers tersebut dihadiri langsung Ade Wahyudi, selaku Direktur dan Satria Septian Hady SKM, Wakil direktur PPKRN Sumsel. Minggu (10/09/2023) di Bukit Siguntang Palembang.
Ade Wahyudi mengatakan, PPKRN Sumsel ini berawal ajang pemilihan PPKRN tingkat Provinsi yang diikuti seluruh kabupaten/kota se-Sumsel. ”Dimana kita melakukan pemilihan tingkat provinsi pada bulan Januari hingga Maret. Pada Maret 2023 kita adakan grand final PPKRN ,dan terpilihlah Habibie dan Salsabila. Dari ajang tersebut untuk mewakili Sumsel, mengikuti ajang PPKRN tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 14 sampai 17 September nanti. Alhamdulillah pemerintah kota maupun provinsi sangat mensuport kegiatan kita ini,” ,” jelasnya.
Habibie mengatakan, untuk tema sendiri ada unjuk bakat dan membawa kostum dari daerah masing-masing. ”Kalau saya mengangkat kain jumputan. Salsabila akan membawakan tema lilin jiwa dan akan ditampilkan depan masyarakat. Untuk persiapan sendiri Alhamdulillah hampir 80% dan saya sudah siap untuk ke Nasional,” urainya.
Untuk kendala sendiri Alhamdulillah belum ada. ”Cuma kita lihat aja nanti. Untuk target saya akan optimalkan, minimal top 3 besar, optimis saja. Yang bikin saya tertarik mengikuti ajang ini agar bisa melestarikan kebudayaan-kebudayaan di Sumsel khususnya Kota Palembang dan saya akan mengangkat ke tingkat nasional untuk edukasi, kegiatan agar membuat pemuda sadar budaya,” ucapnya.
Salsabila menambakan untuk persiapannya sendiri sudah 85%. ”Saya sudah siap banget untuk ke Nasional tinggal berangkat aja. Alhamdulillah sangat senang bisa berangkat mewakili Sumsel ke ajang tingkat Nasional dan sedikit deg-degkan aja untuk melawan provinsi-provinsi lain. Harapan saya semoga ke depannya remaja di Sumsel nantinya lebih peduli budaya dan pariwisata yang ada di provinsi ini, supaya bisa menjadi tempat yang benar-benar layak untuk dikunjungi,” tandasnya.
Laporan : Akip
Editing : Imam Gazali

