Kliksumatera.com, LAHAT- Semenjak menjamurnya Sekolah SMA yang ada di setiap Kecamatan dalam Kabupaten Lahat membuat sekolah swasta bahkan SMAN 5 Lahat nyaris kurang murid, bahkan sudah bubar sama sekali karena kekurangan murid.

Pantauan awak media, SMA PGRI 1 Lahat terlihat dari fasilitas sarana dan prasarana tidak kalah dengan SMA Negeri di Lahat. Tapi, beberapa ruang belajar terlihat kosong-melompong sudah hampir berapa tahun tak dipakai, termasuk Lab Komputer dan peralatan drumb bandnya.
SMA PGRI 1 Lahat merupakan sekolah swasta yang masih tetap eksis dan bertahan meski berjalan terseok-seok berpegang pada kayu yang hampir rapuh. Saat ini tercatat siswa Kelas XII 45 orang, XI 28 orang, dan kelas X hanya 15 orang. Namun tetap eksis demi memajukan dunia pendidikan di bawah kepemimpinan Anasrul Bakar BA. “Kami legowo menerima tampungan pindahan dari sekolah lain untuk menambah murid,” ujar Anasrul.
Lain lagi cerita SMAN 5 Lahat yang berjumlah 82 siswa. Sama halnya dengan SMA PGRI 1 Lahat ruang belajar juga banyak kosong. Fakta mengejutkan diungkap Safwan Yahya Mpd selaku Kepala SMAN 5 Lahat. Menurutnya, jumlah sekolah lulusan SMP jauh lebih kecil dibanding daya tampung jumlah sekolah SMA yang ada di Lahat.
Sekolah yang berdiri tahun ini 2008 dari awal berdiri hingga sekarang jumlah muridnya sedikit. ”Pernah tahun 2014 kita banyak murid mencapai 120 siswa PSB (penerimaan siswa baru) nya diserahkan ke Unsri atau dinas pendidikan, bukan hanya sekolah kita saja sekolah lain pun juga demikian. Entah kalau tahun ajaran 2020/ 2021 berapa jumlah murid yang akan mendaftar sedangkan quota di SMAN 5 lahat Lulusan 2019 : Rombel = 2 Siswa = 34
dan Kuota PPDB 2020 Rombel = 6 Siswa = 216. ”Semoga kita tahun ajaran 2020/ 2021 memenuhi quota 216 siswa,” harap Syafwan.
Laporan : Novita/Idham
Posting : Imam Ghazali

