Kliksumatera.com Lahat, 15-16 September 2025 — Yayasan Mitra Hijau (YMH) bersama Pilar Nusantara (PINUS) Sumsel menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Menguatkan Potensi Lokal melalui Eduwisata sebagai Bagian dari Transisi Energi yang Berkeadilan” di Hotel Santika Lahat Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan peserta dari berbagai Komunitas Lokal, Pengrajin, Penggiat Wisata, Pemuda, dan Instansi Pemerintah Kabupaten Lahat.
Pelatihan ini diorganisir oleh Yayasan Mitra Hijau sebagai bagian dari program Transisi Energi yang Berkeadilan (IKI-JET), yang mendapat dukungan dari Inisiatif Iklim Internasional (IKI) – Kementerian Federal Jerman untuk Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim (BMWK) serta Uni Eropa melalui perjanjian hibah dengan GIZ. Dalam sambutannya, Yunita Sari, Direktur PINUS Sumsel, menegaskan pentingnya menguatkan potensi lokal di tengah perubahan global menuju energi bersih. “Transisi energi tidak hanya berbicara soal pergeseran dari fosil ke energi terbarukan, tetapi juga bagaimana masyarakat lokal mampu beradaptasi dan mendapatkan manfaat nyata. Eduwisata menjadi salah satu pintu masuk untuk memastikan perempuan, pemuda, dan komunitas adat tidak tertinggal dalam proses ini,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan resmi dibuka oleh Rosalena Fransiska, Technical and Project Officer Yayasan Mitra Hijau, yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi
multipihak di Kabupaten Lahat.
“IKI-JET mendukung terjadinya transisi energi yang berkeadilan dengan memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh manfaat. Melalui pelatihan ini, kita ingin mendorong masyarakat lokal memanfaatkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi hijau,” ungkap Rosalena.
Narasumber dan Materi
Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber:
Epan Teriansyah, SE – Kabid Objek Wisata Dinas Pariwisata Lahat
Ahmad Barmawi – Anggota DPRD Lahat sekaligus pengelola Agrowisata Tanjung Sakti
Mario Andramartik – Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Lahat
Rosalena Fransiska – Technical and Project Officer Yayasan Mitra Hijau
Tri Fitriani – Program Manager Pinus Sumsel
Materi yang dibahas meliputi:
Transisi energi berkeadilan untuk ekonomi dan masyarakat berkelanjutan
Pengenalan green jobs dan peluang ekonomi baru Perencanaan, regulasi, dan pengembangan wisata berkelanjutan
Merancang konsep eduwisata berbasis potensi lokal Strategi branding, pemasaran, dan kolaborasi multipihak Partisipasi Peserta
Lebih dari 25 peserta hadir, berasal dari komunitas dan organisasi lokal di Lahat, antara lain: Komunitas.
Maung, Lingkar Hijau, mahasiswa, penggiat wisata alam, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat.
Selama dua hari, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti sesi praktik perancangan paket eduwisata sederhana, diskusi kelompok mengenai peran perempuan dalam eduwisata, serta strategi pemasaran digital untuk produk wisata dan kerajinan lokal.
Penutup
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat Lahat dalam mewujudkan ekonomi hijau. Melalui eduwisata, kriya lokal, hingga ekonomi sirkular, pelatihan ini diharapkan membuka peluang baru yang inklusif sekaligus mendukung agenda transisi energi berkeadilan di Sumatera Selatan.

