BREBES – Memasuki minggu kedua pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713 Brebes, dedikasi para prajurit di lapangan kian teruji. Di tengah rimbunnya hutan Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, anggota Satgas menunjukkan aksi “tiada rotan akar pun jadi” dengan merebus air menggunakan ketel seadanya di atas tungku batu saat jam istirahat pengerjaan jalan sepanjang 1.500 meter.
Danramil 14 Banjarharjo, Kapten Infanteri Kapten Infanteri Agus W., menjelaskan bahwa kondisi medan yang berada di perbukitan jauh dari akses air bersih pemukiman memaksa anggota untuk mandiri.
“Medan pembukaan jalan sepanjang 1,5 kilometer ini memang menantang. Daripada anggota bolak-balik ke desa yang memakan waktu, mereka kreatif menjerang air di lokasi. Ini bukti bahwa dalam kondisi terbatas pun, tugas pokok tidak boleh terhenti,” tegasnya di lokasi, Sabtu (21/02/2026).
Hingga hari ini, progres fisik pembukaan jalan dilaporkan telah mencapai estimasi 57%. Percepatan pengerjaan terus dilakukan mengingat jalan ini merupakan urat nadi baru yang akan menghubungkan area perkebunan warga menuju akses utama kecamatan.
Program yang dibuka sejak 10 Februari 2026 lalu ini tidak hanya mengandalkan alat berat, namun juga kekuatan gotong royong manual antara TNI dan warga Cikuya. Keakraban terlihat jelas saat air yang direbus menggunakan ranting pohon tersebut dinikmati bersama-sama di bawah pohon rindang sambil melepas lelah.
“Meskipun menggunakan peralatan seadanya, rasa kopi di tengah hutan ini lebih nikmat karena ada rasa kebersamaan dan perjuangan di dalamnya,” seloroh salah satu warga yang ikut membantu.
Kodim 0713 Brebes optimis seluruh sasaran fisik, termasuk jalan 1.500 meter ini, akan rampung tepat waktu sebelum penutupan TMMD bulan depan, guna meningkatkan roda perekonomian masyarakat Banjarharjo. (Utsm)

