Kliksumatera.com Lahat — Wakil Bupati Widia Ningsih, SH., MH., secara resmi melantik kepengurusan Organisasi Kuntau Kabupaten Lahat pada Minggu (19/4/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Pemerintah Kabupaten Lahat dalam suasana tertib dan lancar.

Organisasi Kuntau yang merupakan seni bela diri khas Sumatera Selatan, khususnya wilayah Kabupaten Lahat dan Muara Enim, kini dipimpin oleh Dedy Kusuma, S.Kom., dengan Anharudin sebagai wakil ketua untuk periode kepengurusan mendatang.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dispora, Kabag Kesra, Plt Damkar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Perguruan Kuntai, Dedy Wijaya Kusuma, S.Kom., menyampaikan bahwa seni bela diri Kuntai kini mengalami perubahan paradigma. Jika dahulu identik dengan keberanian dan pertarungan, saat ini Kuntai lebih mengedepankan nilai-nilai budaya, kedisiplinan, serta penyelesaian masalah secara bijak.
“Jika ada permasalahan, kita selesaikan melalui musyawarah bersama, termasuk melibatkan kepala desa. Ke depan, kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lahat, TNI, dan Polri untuk menjadikan Kuntai sebagai bagian dari pembinaan karakter serta pelestarian budaya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Widia Ningsih menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus pelestarian seni budaya Kuntau
“Kita akan membangkitkan olahraga seni Kuntau sebagai salah satu cabang olahraga di bawah naungan KORMI, dan ke depan akan diupayakan berada di bawah KONI. Dalam setiap kegiatan adat istiadat, Kuntai juga akan dilibatkan sebagai bagian dari identitas budaya daerah,” tutur Widia.
Program ini sejalan dengan tujuan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yakni memasyarakatkan olahraga, sebagaimana visi Astacita Presiden Prabowo Subianto.
“Kami Pemerintah Kabupaten Lahat sangat mendukung. Silakan memberikan kritik yang membangun, bukan kritik yang menjatuhkan,” tutupnya, tak lupa Wabup mengucapkan selamat atas pelantikan hari ini. Sesion penutup pemotongan tumpeng sebagai wujud kebersamaan dan Atraksi Kuntau
Laporan Wartawan Novita

