Kliksumatera.com, SEKAYU- Waduh! Tumpukkan sampah hingga 1.5 meter tingginya di sepanjang jalan kurang lebih 200 meter hingga menutupi bahu jalan. Jalan yang dimaksud adalah milik Pertamina Gas/Medco Ramba di wilayah Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatra Selatan.
Sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menumpuk hingga berserakan menutupi bahu jalan, Warga meminta pemerintah serius mengatasi persoalan tersebut karena sangat mengganggu pengendara roda empat atau pun sepeda motor yang melintas.
Pantauan Media Kliksumatera.com, Senin (4/5/2026) pukul 11.30 Wib tampak tumpukkan sampah di TPA yang berlokasi di Kelurahan Sungai Lilin Jaya Kecamatan Sungau Lilin telah memenuhi bahu jalan.
Akibatnya sejumlah pengendara dan warga sekitar yang melewati jalan tersebut merasa tidak nyaman lantaran baunya sampah-sampah yang menumpuk dan meminta kepada instansi terkait segera turun tangan dan menyelesaikan masalah sampah tersebut. Dikarenakan sampah tersebut menutupi bahu jalan sudah cukup lama yakni sekitar 3 bulan.
Di sekitar lokasi juga terdapat 2 papan pengumuman yang dipasang oleh PT Medco Simpang Rawa. Salah-satunya tertulis ‘’Perhatian buat pace dan mace!! Dilarang membuang sampah di sepanjang area bahu jalan. Buanglah pada tempatnya.’’
Seorang pengendara truk muat hasil kebun yang melewati dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan sangat terganggu dengan tumpukkan sampah tersebut. Apalagi baunya sangat menyengat sekali dan banyak binatang belatung dan lalat hijau. “Sangat ganggu sih, terutama untuk pengguna sepeda motor dan mobil, kalau ada pecahan beling dan mengenai ban mobil, bocor, bengkel jauh lagi. Dan, udara juga (terganggu),” katanya.
Ia mengaku setiap hari beraktivitas melewati jalan tersebut. Menurutnya, seharusnya pemerintah memindahkan TPA tersebut minimal 1 kilometer dari bahu jalan. “Saya kan supir angkutan hasil petani, melewati jalan gas ini masak jalan tersebut banyak sampah yang menumpuk. Sampah banyak di pinggiran begini. Saya harap, tumpukan sampah ini bisa dipindahkan agar jangan terlalu terlihat. Karena semua mobil perusahaan dan warga kadang pejabat lewat sini, mungkin dinas terkait bisa kasih mundur (TPA) nya,” ungkapnya.
Laporan : Khahar
Posting : Imam Gazali

