Kliksumatera.com MURATARA,SE
– Dugaan upaya menghalangi kerja jurnalistik mencuat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Seorang oknum pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan diduga berusaha menghentikan pemberitaan terkait polemik pemotongan gaji Guru Tenaga Kerja Daerah Terpencil (TKDT) dengan menawarkan sejumlah uang kepada wartawan.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Rabu (24/6/2026) saat dua wartawan, masing-masing dari Jurnal Sumatra.co dan Klik Sumatera.com, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Muratara untuk melakukan konfirmasi lanjutan terkait pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan pemotongan gaji TKDT sebesar Rp50 ribu per guru.
Namun, alih-alih memberikan klarifikasi substansial atas persoalan yang tengah menjadi perhatian publik tersebut, oknum pejabat yang menjabat sebagai Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) diduga meminta agar pemberitaan tidak lagi dilanjutkan. Bahkan, menurut pengakuan wartawan yang hadir, oknum tersebut diduga menawarkan sejumlah uang dengan harapan pemberitaan dapat dihentikan.
JD, wartawan Klik Sumatera.com yang berada di lokasi saat itu, mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekannya datang untuk meminta penjelasan resmi terkait dugaan pemotongan gaji guru TKDT.
“Kami datang untuk mengonfirmasi informasi yang berkembang. Namun saat berada di ruang kerjanya, yang bersangkutan justru meminta agar pemberitaan dihentikan dan diduga menawarkan sejumlah uang agar berita tersebut tidak diterbitkan lagi,” ujar JD.
Menurutnya, tindakan semacam itu bertentangan dengan prinsip-prinsip kerja jurnalistik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
“Sebagai wartawan, kami bekerja berdasarkan fakta dan kepentingan publik. Menerima imbalan untuk menghentikan atau mengubah pemberitaan merupakan pelanggaran terhadap independensi pers dan bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.
Kasus ini menambah sorotan terhadap dugaan pemotongan gaji guru TKDT yang sebelumnya telah menjadi perhatian masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan upaya pemberian uang kepada wartawan maupun mengenai substansi dugaan pemotongan gaji tersebut.
Jurnal Sumatra.co akan terus berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi sesuai dengan kaidah jurnalistik.
(JUN)

