SEBATIK BARAT, NUNUKAN — Gelak tawa dan suasana penuh kekeluargaan mewarnai sesi ramah tamah usai kegiatan senam sehat bersama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat.
Setelah memeras keringat lewat olah tubuh bersama warga, keakraban antara Satgas TMMD dan masyarakat lokal terjalin makin erat. Momen santai ini terekam saat Bapak Abdul Husni bersama warga setempat dan personel TNI duduk berkumpul menikmati hidangan sederhana berupa jagung rebus dan ubi kukus.
Hangat Tanpa Sekat di Pinggir Lapangan
Dalam momen tersebut, terlihat Bapak Abdul Husni yang mengenakan seragam olahraga biru berlogo BPD tersenyum lepas sambil menyodorkan sepotong jagung rebus hangat. Di sampingnya, personel Satgas TMMD dan salah seorang tokoh warga yang mengenakan kacamata turut menikmati suasana santai yang jauh dari kesan kaku.
Canda tawa mengalir alami di antara mereka, membicarakan hal-hal ringan seputar kehidupan sehari-hari hingga harapan besar masyarakat terhadap kemajuan Desa Liang Bunyu setelah hadirnya TMMD ke-129.
“Sederhana memang, cuma makan jagung dan ubi rebus bareng bapak-bapak TNI. Tapi rasa kebersamaannya itu yang mahal. Kami merasa tidak ada jarak sama sekali, sudah seperti keluarga sendiri yang sedang kumpul,” ungkap Bapak Abdul Husni di sela-sela obrolan santai tersebut.
Membangun Desa Lewat Sentuhan Hati
Kegiatan ramah tamah ini membuktikan bahwa TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan tidak hanya fokus pada pencapaian target fisik semata, seperti pembangunan jalan atau fasilitas umum. Lebih dari itu, pendekatan sosial dan emosional menjadi kunci utama dalam merawat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah perbatasan.
Kehadiran para prajurit yang mau membaur, mendengarkan, dan berbagi kebahagiaan dari hal-hal kecil menjadi modal sosial yang sangat berharga untuk menciptakan ketahanan masyarakat yang kuat dan sejahtera.
Momen hangat dan sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa di tanah Sebatik Barat, TNI dan rakyat selalu berjalan seiring, bersatu dalam keringat kerja bakti, dan tersenyum bersama dalam kehangatan persaudaraan.

