Kliksumatera.com Muratara -SE
Baru kali yang terjadi Di kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan (Sum -sel) Indonesia Saat Melaksanakan Upacara Hari Ulang tahun Republik Indonesia (HUT) RI KE 81 tahun 2026 Pelaksanaan Upacara Tidak Membaca (tidak ada ) Pancasila AB Kabag protokol pemkab Muratara ini mutlak kesalahan Kesbangpol Muratara.

Cukup menjadi teka teki ucapan Pancasila apaka memang suda tidak Di gunakan atau kah keteledoran dari pihak Dinas terkait, karena menurut AB Kabag protokol pemkab Muratara pada saat melakukan upacara pengibaran bendera merah putih,dalam rangka HUT RI KE 81, Pancasila itu wajib Di sebut namun kali ini berbeda dengan upacara upacara yang dulu karena Pancasila tidak ada sama sekali.kamis 20/8/2026.
,”Benar Roudown acara upacara HUT RI KE 81 tidak ada Pancasila ini kesalahan Kesbangpol karena Tugas saya mengakses kegiatan saja perlu di ketahui dari awal kegiatan sampai ahir itu pola pikir saya,dari awal sampai akhir itu saya semuanya,dan Kesbangpol itu hanya menterjemahkan aja dan di ketik lewat Ronwndom, Na ketika anak anak protokol Di marahi oleh Bupati karena bukan pekerjaan protokol aku sebagai pimpinan , Kesbangpol seharusnya komunikasi la sama aku kabid nya seharusnya komunikasi la sama aku.
,”terus MC itu komunikasi nya kan Dari Kesbangpol setela komunikasi MC datang Dari polres tapi kok setela upacara kok dia langsung pulang tidak ada detik-detik proklamasi, harusnya bilang sama saya gitu lho , kita sama sama capek tapi kita harus sama sama tau juga porsinya,kalau say nyata nya undangan semuanya beres ,ini anak anak Kesbangpol cuma tegak tegak saja , empati nya diamana.
,”mereka bilang kerjasama tapi nyatanya pakta di lapangan seperti apa coba, kita kan semuanya suda di bagi tugas sesuai tupoksi masing masing masak protokol juga harus ikut menyusun korsi , sebenarnya kabid Kesbangpol itu lho yang pak masyudin itu Diam ,saya tidak menyalakan Novi karena tehnisnya ada di Kabid nya.
,”Kabid nya tidak ketemu sama saya jangan lepas dari tugas dan tanggung jawab yang suda di tetapkan di lapangan,kenapa protokol datang terlambat , memang itu tugas protokol,saya kan cek tapi jangan salakan protokol, dak bisa kalau mereka itu mau salahkan protokol datang terlambat ,Di rapat suda di jelaskan Random yang suda di tetapkan misalkan jam setengah tuju ,dak mungkin protokol angkat dan susun korsi,ini suda di jelaskan penanggung jawab penurunan Bendera Kesbangpol,ini hasil Rapat lho , Kesbangpol jangan lepas dari hasil Rapat,”Kata AB Kabag protokol.
Namun saat di konfirmasi Kabag protokol AB sempat mengucapkan Bahwa kalau semuanya harus di kerjakan oleh protokol semua itu tidak bisa dan mungkin protokol akan Det.
,”kalau semua di kerjakan oleh protokol semua mati kami itu sala dan tidak benar ,”sambung AB singkat.
(Jun)

