Kliksumatera.com, SEKAYU– Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI antara lain :
Brigjen TNI (Mar) Asril ijk Tanjung
Kol Inf Arianto Sunu Kuncoro, M.Tr. (Han)
Kol Arh Jimmy Hutapea
Kol Inf Thomas Heru Rinawan, S.I.P., M.H
Kol Laut (PM) Budi Elyas
Kol Laut (KH) Nur Iksan Hidayat
Kol Kes Munaji
Kol Tek Aris Purnawan
Mayor Arm Edi Hermanto
menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla yang dirangkai dengan pelaksanaan Sholat Istisqo di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatra Selatan, Senin 7 September 2026.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, Brigjen TNI (Mar) Asril ijk Tanjung.
Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kekeringan dan potensi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Muba.
Sholat Istisqo dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca kering yang berpotensi memicu Karhutla. Setelah ibadah selesai, di.lanjutkan kegiatan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Dalam sosialisasi tersebut, Mabes TNI mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diimbau berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla demi menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, serta stabilitas perekonomian daerah.
Melalui pendekatan edukasi dan keterlibatan langsung bersama masyarakat, Mabes TNI berharap upaya pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara kolektif sehingga risiko kebakaran di wilayah rawan dapat diminimalkan.
Dan upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Time Penyuluhan Mabes TNI Bersama Koramil 401-01 Sungai Lilin Memberikan terus penjegahan Karhutla Kepada Masarakat dan Unsur Pemerintahan di Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatra Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 401-01Sungai Lilin Kapten Infantri Supriyadi, Kapolsek Sungai Lilin Iptu Marlin SH, MH, Camat Sungai Lilin Drs. Yuliarto MSi, Tim Penyuluh Mabes TNI, TNI AL, Kepala Desa/Lurah Sungai Lilin Jaya dan Sungai Lilin, Korwil Sungai Lilin, Para Guru SMA dan SMP, Puskesmas Srigunung dan Sungai Lilin, PT. BMP, PT. MNC Group, PT. TDM, KUD, PT. Hindoli, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Karang Taruna.
Penyuluhan digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah yang rawan kebakaran.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menyampaikan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan harus dimulai dari tingkat masyarakat.
Menurutnya, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.“Pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kepedulian bersama, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.
Ia berharap sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga potensi terjadinya Karhutla dapat ditekan.
Sementara itu, Tim Karhutla Mabes TNI Kolonel Inf Thomas Heru Rinawan, SIP MH menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat dalam mencegah maupun menanggulangi Karhutla di Kecamatan Sungai Lilin, Babat Supat, dan Keluang.“Pencegahan lebih baik daripada penanggulangan. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi maupun titik api,” ungkapnya.
Penyuluhan berlangsung tertib dan lancar. Para peserta tampak mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bagian dari upaya bersama menjaga wilayah Sungai Lilin dari ancaman Karhutla.
Laporan : Khahar
Posting : Imam Gazali

