JAKARTA — Forum Jurnalis Migas Sumatera Selatan (FJM Sumsel) menyelenggarakan kegiatan Media Gathering 2026 di Hotel Ibis Jakarta pada rentang waktu 5 hingga 7 November 2026. Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) utama sektor minyak dan gas bumi, meliputi Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Medco, Jambi Merang, Seleraya, serta sejumlah perusahaan migas lainnya.
Media Gathering 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara insan pers dengan pelaku industri migas, sekaligus mendukung upaya nasional dalam meningkatkan produksi dan lifting minyak serta gas bumi.
Ketua FJM Sumsel, Oktaf Riady, S.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Media Gathering merupakan agenda tahunan FJM Sumsel yang memiliki peran krusial untuk membangun komunikasi serta hubungan kerja yang harmonis antara media dengan pelaku industri migas.
“Terima kasih, tahun ini FJM Sumsel masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan Media Gathering 2026. Kami menyadari masih banyak media yang ingin ikut serta, tetapi belum mendapatkan kesempatan,” ujar Oktaf Riady.
Ia menegaskan bahwa FJM Sumsel berkomitmen penuh untuk terus mendukung pengembangan industri migas, khususnya dalam mendorong peningkatan lifting dan produksi migas nasional guna mewujudkan ketahanan energi nasional. Melalui sinergi bersama SKK Migas dan KKKS, insan pers diharapkan dapat berkontribusi menyampaikan informasi yang positif, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, menekankan bahwa peran media sangat penting bagi SKK Migas maupun KKKS, baik sebagai saluran penyampai informasi resmi maupun sarana edukasi publik terkait kegiatan industri migas. Ia menilai Media Gathering sebagai bukti nyata terjalinnya kolaborasi yang baik antara dunia migas dan insan pers.
“Kegiatan ini sangat positif dan luar biasa. Hubungan antara dunia migas dan media selama ini berjalan dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus terjaga,” ungkap Bambang.
Bambang berharap kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini mampu mendorong kemajuan industri migas nasional, peningkatan angka lifting, serta tercapainya target produksi yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, ia menjelaskan bahwa SKK Migas secara konsisten mendukung peningkatan profesionalisme wartawan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Hingga saat ini tercatat sekitar 500 wartawan telah mengikuti UKW dengan dukungan lembaga tersebut, dan target ke depannya jumlah peserta ditingkatkan menjadi 1.000 wartawan.
Bambang yang memiliki latar belakang pengalaman di dunia media juga memberikan motivasi kepada para jurnalis yang hadir. “Jangan pernah malu menjadi bagian dari media. Profesi wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” pesannya.
Dengan terselenggaranya Media Gathering FJM Sumsel 2026, diharapkan hubungan antara insan pers, SKK Migas, dan KKKS semakin erat, sehingga kolaborasi yang terbangun dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri migas dan mendukung pencapaian target produksi migas nasional.(*)

