Kliksumatera.com, PALEMBANG– Kuota seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) di Kota Palembang untuk tenaga pendidik mendominasi ditahun ini jika dibandingkan dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang hanya berjumlah 40 formasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang Riza Pahlevi mengatakan, kuota yang dialokasikan dari pemerintah pusat sudah diterimah pihaknya, hanya saja belum di publish secara resmi lantaran masih menunggu petunjuk pemerintah pusat. “Kuota Palembang hanya 540 kuota,” kata Riza, Rabu (26/5/2021).
Dari total itu, Riza merincikan, kuota P3K untuk guru paling banyak dibutuhkan jika dibandingkan jumlah CPNS. “Untuk kuota CPNS cuma dibuka 40 formasi dan untuk PPPK sebanyak 500 orang saja,” tegasnya.
Jika dibandingkan tahun tahun sebelumnya, kata Riza, kuota CPNS turun drastis. “Penurunan lantaran kebutuhan tenaga pendidik tahun ini tidak terlalu banyak. Periode sebelumnya Palembang ada 916 formasi, tahun ini turun drastis hanya 40 formasi. Ini hanya ditujukan kepada bagian administrasi di sejumlah OPD, sedangkan 500 PPPK ditujukan kepada guru,” ungkapnya.
Penyebab yang paling mendasar berkurangnya kuota CPNS ini, katanya bukan hanya disebabkan faktor pensiun, yang membuat kuota formasi CPNS 2021 dan PPPK naik turun. Termasuk mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN), ASN pensiun, dan terakhir adalah meninggal. “Jadi polanya bukan berapa jumlah yang pensiun, ada banyak faktor kenapa kuota berubah-ubah. Mulai dari mutasi, pensiun, hingga meninggal,” tandasnya.
Sumber : Rilis
Posting : Imam Ghazali

