Kliksumatera.com, LAHAT- Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE MM didampingi Perwakilan BPS Sumsel, Kepala BPS Lahat, Camat Kota Lahat dan Kepala Desa Manggul membuka tirai di launching pilot project desa cantik (desa cinta statistik) tahun 2021, bertempat di Kantor Desa Manggul Kecamatan Kota Lahat Kabupaten Lahat, Rabu (30/06/2021).

Sebelum sambutan, ditampilkan video penayangan desa cantik. Apa itu desa cantik? agar bisa memahami pengolahan data, badan pusat statistik implementasikan melakukan pengolahan data desa sehingga nantinya desa mempunyai datanya yang lengkap akurat dan berkualitas.
Kepala Desa Manggul Hermansyah mengucapkan terima kasih, sebab dari 370 desa kelurahan/desa di Kabupaten Lahat, Desa Manggul menjadi percontohan desa cantik perwakilan dari Kabupaten Lahat.

“Saya sangat senang dalam pemilihan desa cantik, selama ia menjabat sebagian besar perangkat desa telah mampu memanfaatkan teknologi. Dan di Kantor Desa Manggul juga telah menyediakan komputer, laptop, printer dan WiFi bagi perangkat desa dan masyarakat yang membutuhkan. Misal anak-anak yamg membutuhkan dalam belajar online,” katanya.
Desa Manggul telah akrab dengan kegiatan statistik, salah satunya pernah menjadi posko SP Online dalam pengisian sensus penduduk. ”Harapan kami ke depan, untuk pembinaan statistik yang dilakukan BPS dapat memiliki data lengkap yang nanti bisa digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan desa menjadi objektif dan tepat sasaran,” kata Hermansyah.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Lahat, Ir. Hj. Chairanita Kurniarita M.Si mengatakan, pencanangan atau launching desa cantik (desa cinta statistik) ini merupakan program nasional Badan Pusat Statistik yang bertujuan implementasi penguatan pengelolaan data yang berstandar nasional di level desa, dalam pembangunan desa dan pemerintahan desa.
Program ini dilaksanakan hanya di 100 desa yang ada di Indonesia. ”Untuk Sumatera Selatan itu ada 4 kabupaten yang terpilih dari ribuan desa yang ada di Indonesia ini, sehingga hanya 100 desa dan 4 kabupaten/kota ada di Sumatera Selatan yaitu di Kabupaten Empat Lawang, Pagaralam, OKU, dan di Lahat sendiri di Desa Manggul. Alhamdulillah kita Kabupaten Lahat terpilih dari pilot survei 100 desa ini yang kegiatan ini didasarkan pada undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia. Dimana peran dan sebagai satuan wilayah terkecil di mana desa sebagai kesatuan wilayah terkecil menjadi sangat strategis dan penting dalam proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Untuk itu, saatnya desa tidak hanya sebagai objek pembangunan tetapi juga sebagai subjek pembangunan desa dapat membangun data-datanya sendiri sebagai dasar perencanaan pembangunan dan sesuai dengan peraturan. Selaku pembina data BPS, dirinya siap membantu pendampingan dalam hal ini yang akan dilaksanakan di Desa Manggul sebagai salah satu program desa cantik.
Sementara itu, Perwakilan Kepala BPS Sumsel melalui koordinator fungsi statistik produksi Ir. Irwanto MM mengatakan, dalam tayangan video kegiatan program desa cantik tadi adalah mendekatkan kegiatan BPS kepada unit terkecil di desa. ”Dan kami mengapreasi Desa Manggul yang jadi percontohan. Di Desa Manggul ini sudah tersedia perangkat yang sudah bisa membantu BPS dalam data online,” tegasnya.
Harapannya semua desa pilot project yang ada di Sumatera Selatan ini dapat berhasil. Tidak stop sampai di sini, tapi berkesinambungan dan tim dari pembina di BPS Kabupaten Lahat siap untuk melakukan audiensi atau memberikan edukasi kepada desa.
“Harapan kita ke depan Desa Manggul ini menjadi yang top di antara 100 desa. Dan perlu peran dari semuanya untuk menyuplai data atau tentang informasi-informasi apa yang bisa disampaikan,” tandasnya.
Laporan : Idham
Posting : Imam Ghazali

