Purworejo – Angkong, gerobag dorong satu roda, benar-benar menjadi “primadona” di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 118 Kodim 0708/Purworejo, di Desa Benowo, Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Karena kondisi medan yang ekstrim, droping material tidak bisa sampai ke titik lokasi, satu-satunya alat bantu melangsir material adalah angkong.
Para anggota Satgas TMMD maupun warga mengakui jasa dari Angkong untuk mempermudah, memperingan langsir material tersebut. ”Untuk melangsir material batu ukuran besar bisanya dipikul, namun untuk material pasir, kricak atau adonan semen, pelangsiran dengan menggunakan angkong,” ungkap Koptu Chabib, salah atu anggota Satgas TMMD.
Menurutnya, bisa jadi keberadaan angkong akan menjadi alat bersejarah di lokasi TMMD Benowo, artinya baik para Satgas maupun warga akan selalu teringat dengan gerobak besi berukuran mini itu, namun fungsinya sangat besar untuk mempermudah dan meringankan penyelesaian sasasaran fisik TMMD.
Menurut Koordinator lapangan Pelda Nardi, dengan banyaknya hambatan di semua pekerjaan fisik TMMD, salah satunya droping material, sama sekali tidak menyurutkan semangat Satgas yang selalu dibantu warga setempat. Mereka saling bahu membahu saat melakukan pelangsiran material secara manual.
Terpisah Pelda Nardi menambahkan, selama ini Satgas dan warga selalu berusaha untuk bisa melansir material dengan cara apapun. Mulai dengan memikul, termasuk dengan mengunakan alat pengangkut sederhana angkong. ”Angkong memang cuma itu satu satunya alat untuk mempermudah dan meringankan tenaga untuk melansir material,” ungkap Pelda Nardi.

