BREBES – Masalah kesulitan air bersih yang kerap menghantui warga Desa Cikuya saat musim kemarau kini menemui titik terang. Puluhan warga RT 02/RW 01 turun langsung ke lapangan membantu Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes dalam pengerjaan bak penampungan air bersih, Sabtu (14/02/2026).
Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Ketua RT setempat, Bapak Sunarto (70). Kehadiran warga merupakan bentuk dukungan penuh terhadap salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), yakni “TNI Manunggal Air”, yang diintegrasikan dalam kegiatan TMMD tahun ini.
Ketua RT 02, Sunarto, mengungkapkan rasa senangnya atas pembangunan fasilitas ini. Menurutnya, selama ini warga harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air layak konsumsi jika kemarau tiba.
“Kami sangat bersyukur. Kalau musim kemarau, cari air bersih itu susah sekali. Antrean di sumur yang masih mengalir sangat panjang, bahkan tidak sedikit warga yang terpaksa harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Sunarto di lokasi pembangunan.
Pembangunan bak penampungan air ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi distribusi air bersih di wilayah tersebut. Dengan adanya fasilitas ini, cadangan air dapat dikelola dengan lebih baik sehingga warga tidak lagi bergantung pada pasokan beli atau antrean sumur yang terbatas.
Komandan Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa program TNI Manunggal Air merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Penyediaan sarana air bersih adalah prioritas kami dalam TMMD kali ini. Sejalan dengan instruksi Bapak Kasad, TNI harus hadir di tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi. Kami mengapresiasi semangat Pak RT Sunarto dan warga yang ikut bekerja bersama anggota di lapangan,” tegas Dandim.
Sinergi antara warga dan prajurit dalam mengusung material dan mengecor bak penampungan ini menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI-Rakyat. Program ini ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat sebelum memasuki siklus musim kemarau mendatang. (Pradista)

