Kliksumatera.com, LAHAT- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Lahat telah dimulai, dengan kapasitas maksimal 50 persen dan berlangsung selama 3 jam per hari.

Meski tatap muka dilaksanakan terbatas hal ini tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi mayarakat Bumi Seganti Setungguan. Sementara khusus SMA negeri maupun swasta akan dilaksanalan mulai 1 September 2021.
Berdasakan surat edaran Bupati Lahat tanggal 26 Agustus 2021 tentang pelaksanaan pembelajaran tatap muka selama Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lahat, bahwa pelaksanaan PTM dengan kapasitas maksimal 50 persen, kecuali PAUD maksimal 33 persen dengan jaga jarak minimal 1.5 meter maksimal 5 meter peserta didik perkelas.
Kemudian Pemda Lahat, Kemenag Kabupaten Lahat dapat memberhentikan PTM terbatas di satuan pendidikan dan melakukan belajar dari rumah apabila tejadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di satuan pendidikan atau wilayah zona merah. Untuk surat edaran tersebut mulai berlaku tanggal 30 Agustus 2021 sampai ketentuan lebih lanjut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikud) Lahat Drs H Suhirdin MM kepada wartawan membenarkan mulai Senin ini (Hari ini) sudah mulai tatap muka, namun Suhirdin sendiri berpesan kepada semua kepala Sekolah dan Wali Murid agar menjaga kesehatan anak murid dan didik.
“PTM sudah bisa dilakukan hari ini, namun baru 50 persen dulu melihat situasi dan kondisi di masing-masing sekolah, artinya jika jumlah muridnya banyak perkelas dibagi dua sesi, jika sedikit bisa masuk semua, namun tetap dengan Protokol Kesehatan (Prokes),” ungkap kepada wartawan, Senin (30/8).
Masih disampaikan H Suhirdin, untuk tahap awal ini dirinya meminta kepada semua sekolah untuk tidak membuka kantin dulu, bila perlu makanan dan minuman dibawa dari rumah sendiri.
“Yang penting saya minta anak itu makan dulu di rumah sebelum berangkat sekolah. Intinya anak itu sehat dulu, jika sehat akan lebih enak belajar,” pesan Suhirdin.
Sementara itu, Ketua MKKS SMA Lahat, Baslini MPd menjelaskan, PTM terbatas akan dilaksanakan mulai 1 September 2021 mendatang. “Senin dan Selasa besok dilakukan persiapan, mengatur jadwal, kebersihan dan penyemprotan sebelum KMB terbatas,” ungkapnya.
Laporan : Idham/Novita
Posting : Imam Ghazali

