Kliksumatera.com, WAY KANAN- Di tengah Pandemi Covid-19 seperti saat ini masih ada salah satu warga yang bernama Towiyah usia 45 tahun, seorang ibu kelahiran Jawa Tengah tinggal di Talang sawah RT 001/RW 003 Kasui Lama Kecamatan Kasui tak dapat PKH selama 3 tahun belakangan ini, Selasa (27/10/2020).

Towiyah mempunyai 3 orang anak dan suaminya seorang buruh harian lepas. “Anak saya kalau misalkan hidup semua ada 4 orang, tapi meninggal satu. Jadi ada 3 anak saya dengan bayi yang saya gendong ini yang kurang dari 1 tahun umurnya,” ujarnya.
Selanjutnya, dengan muka sedih dan lemes , dia berharap bantuan. Apalagi harta-bendanya tak punya lagi karena buat biaya operasi kelahiran anaknya itu di RS KAMINO. Bahkan utangnya saat operasi pun belum terbayar hingga kini.
Muka sedikit lesu karena saat hendak menanyakan Didik TKSK Kecamatan Kasui, kebetulan TKSK nya tidak ada di Kantor Kecamatan.
”Saya baru pulang dari Bank Mandiri Unit Baradatu guna membuka blokir. Kemudian saya diarahkan menemui Didik TKSK Kecamatan, tapi kebetulan juga TKSKnya sedang tidak ada di kantor kecamatan,” ujarnya kepada awak media.
Awak media pun langsung menghubungi Didik Setiawan TKSK Kecamatan akan tetapi Didik sedang dalam perjalanan menuju Bukit. “Masalahnya apa Kang? Tanya Didik melalui jaringan seluler. Kalau ibu itu keluhkan PKH langsung temuin saja Pendamping PKH,” ujar Didik.
Awak media online Kliksumatera.com, saat menghubungi via WA kepada Ria selaku pendamping PKH, tapi dijawabnya bukan dia pendamping PKH Kasui Lama tapi Satriana.
Selanjutnya, Pebri Ketua koordinator PKH Way Kanan mengatakan kalau sudah 3 tahun itu udah lama banget sekali. ”Dia bisa cek data BDT di Dinsos. Jika masuk data DTKS bisa diajukan BPJS PBI,” tandas Pebri.
Laporan : Jamatus
Editor/Posting : Imam Ghazali

