Kliksumatera.com, PALEMBANG- DPD PGK Kota Palembang menggelar diskusi rutin tentang wawasan pendidikan dengan tema “Bergelar Belum Tentu Berpendidikan” diskusi rutin kali ini digelar di Caffe The Gade, Jumat (2/4/2021) Palembang.
Diskusi inipun dihadiri kurang lebih 50 peserta terdiri dari Mahasiswa dan Siswa Sekolah se-Kota Palembang.
Seperti yang kita ketahui bahwa pendidikan adalah ujung tombak dari peradaban bangsa. Pendidikan bukan hanya berfokus pada pengembangan intelektual, namun hal yang tatkala penting adalah pembentukan karakter dari siswa ataupun mahasiswa. Pembentukan karakter ini sangatlah penting untuk melahirkan pemuda yang tidak hanya bisa mengandalkan kepintaran dalam bidang akademik juga harus dibekali dengan moral dan etika.
Dalam kata sambutannya Samsul Bahri berharap, dengan di selenggarakanya kegiatan dialog ini, para pemateri yang sangat luar biasa pada hari ini, bisa membuka mainset pemikiran kami bahwasahnya lebih penting menjadi orang yang berpendidikan dari pada menjadi orang yang bergelar namun jauh dari kata berpendidikan,” tegasnya.
Lebih lanjut Prima Salam mengatakan, kegiatan seminar kali ini mengangkat tema yang sangat bagus. Tema ini bisa kita ibaratkan seperti halnya pepatah “Tua Itu Pasti Namun Dewasa Itu Pilihan”. ”Pendidikan itu wajib kita tempuh sedangkan mencari gelar adalah pilihan dari diri kita sendiri,” ujar Prima Salam yang juga seorang Anggota DPRD Kota Palembang.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten dibidangnya. Yakni Prima Salam, S.H (Anggota DPRD Kota Palembang), Donny Meilano, M.Sy (Cendikiawan dan Akademisi), M. Ikrom, S.E (Founder BSO La-Tansa).
”Harapan kami dengan diselenggarakannya kegiatan dialog ini, para pemateri yang sangat luar biasa pada hari ini bisa membuka mainset/pemikiran kami bahwasannya lebih penting menjadi orang yang berpendidikan dari pada menjadi orang yang bergelar namun jauh dari kata berpendidikan,” tegas Samsul Bahri dalam sambutannya.
Selaku pemateri pertama, Prima Salam mengatakan kegiatan seminar kali ini mengangkat tema yang sangat bagus. Tema ini bisa kita ibaratkan seperti halnya pepatah “Tua itu pasti namun dewasa itu pilihan”. ”Pendidikan itu wajib kita tempuh sedangkan mencari gelar adalah pilihan dari diri kita sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut H Donny Meilano menyampaikan, bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa. Ada dua jenis tenaga pendidik dalam mengajar anak didiknya, ada yang hanya sekedar mengajarkan tentang ilmu-ilmu pengetahuan dan juga menanamkan nilai-nilai lain, seperti etika dan akhlak. Sedangkan gelar hanyalah sebuah Penghargaan Akademik semata.
“Etika dan akhlak itu dua hal yang berbeda, walaupun secara tidak langsung maknanya dianggap. Misalnya, wanita yang memakai pakaian seperti biasanya, kita menganggap wanita tersebut sudah menerapkan etika berpakaian, namun jika ia belum menggunakan hijab maka di dalam Islam kita mengganggapnya belum berakhlak,” ungkap Donny.
M. Ikrom, SE juga menuturkan, pendidikan itu bukan tentang sertifikat, ijazah atau gelar. Pendidikan adalah tentang bagaimana seseorang berkehidupan. Pendidikan bukan indoktrinasi, sebatas memberitahukan “Ini loh (gagasanku) yang (paling) benar”.
Pendidikan adalah membuka mind/pikiran, menstimulasi, membangkitkan, mendukung pencarian kebenaran. Pendidikan adalah mengembangkan pikiran dengan memperhatikan ragam gagasan diri atay orang lain. Pendidikan itu, menghargai perbedaan pandangan.
“Dengan diadakannya diskusi ini kami berharap bisa membuat semangat para pemuda untuk mendedikasikan diri demi persatuan bangsa tidak akan pernah memudar. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan kita dan bisa di implementasikan dalam kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Selaku ketua pelaksana Riko Jeliansyah Meilano menambahkan, dengan diadakannya diskusi ini mereka berharap bisa membuat semangat para pemuda untuk mendidikasikan diri demi persatuan bangsa tidak akan pernah memudar. ”Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan kita dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa,” tandasnya.
Laporan : Akip
Posting : Imam Ghazali

