Kliksumatera.com, MUSIRAWAS- Setelah ditetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Musirawas oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kabupaten Musurawas Kamis 23/9/2020 kemarin, kini suhu politik di Kabupaten Musirawas sudah mulai terlihat memanas.
Terlihat dari masing-masing partai politik pengusung atau koalisi dari Pasangan Calon (Paslon), baik itu dari Partai Pengusung Paslon Incumbent, maupun juga dari Paslon lawan incumbent.
Hal itu mulai terlihat, seperti Partai Golkar dan kader-kadernya secara tegas menyatakan diri untuk siap mendukung dan memenangkan Calon No urut 1 (satu) yakni, Hj. Ratna Mahmud dan Hj Suwarti (Ramah Berarti) sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Musirawas periode 2021-2026 mendatang.
Hal itu ditegaskan Ketua DPD Partai Golkar Musirawas Firdaus Cik Olah. Dirinya dan Kader Partai Golkar siap totalitas untuk mengantarkan Ramah – Berarti menjadi Bupati di Pilkada ini.
“Sebagai partai pengusung, saya dan kader-kader Partai Golkar lainnya, 100 % sudah mantap dengan tekad yang kuat, siap mengantarkan Hj Ratna Mahmud – Hj. Suwarti untuk menang di Pilkada nanti. Sebagai Paslon Penantang, kami sangat yakin dan optimis Ramah-Berarti menang. ”Sebab melihat dari dinamika politik saat ini, mari sama-sama kita berjuang untuk kemajuan Musirawas yang lebih baik lagi. Lebih ramah agar kita berarti,” tegas FCO sapaan akrabnya.
Dia juga menegaskan, ia akan menindak tegas terhadap kader Golkar yang membelot dari instruksi partai tentang dukungan terhadap pasangan Ramah-Berarti.
“Kami akan menindak tegas bagi para Kader dan Fraksi Golkar yang duduk DPRD Musirawas membelot terhadap instruksi partai tentang dukungan Ramah Berarti. Ini kita tegaskan sesuai dengan aturan AD/ART yang ada,” tegasnya.
Partai Golkar merupakan partai besar dan termasuk salah satu Partai Politik yang berpengaruh dalam peta perpolitikan nasional, loyalitas tidak diragukan lagi.
“Ayo kita menangkan Ramah Berarti di Pilkada 2020, mari wujudkan perubahan bersama Ramah Berarti. Duo Srikandi terbaik siap ciptakan perubahan,” pungkasnya.
Laporan : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

