Kliksumatera.com, PALEMBANG- Pelatihan Bahasa Isyarat Bagi Pengguna Jasa Transportasi LRT Sumsel, diselenggarakan oleh Kementrian Perhubungan, Direktorat Jendral Perkeretaapian Balai Pengelolah Kereta Api Ringan Sumatera Selatan.
Hal itu guna mendorong program literasi bahasa isyarat dalam kesejahteraan tunarungu, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Perpustakaan Sumsel bersama Kementrian Perhubungan direktorat jenderal Perkeretaapian Balai Pengelola Kereta Api ringan Sumsel gelar pelatihan bahasa isyarat di Hotel The Zuri Palembang Jalan Radial, Senin (5/9/2022).
Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel, Fitriana S.Sos M.Si mengatakan, melalui program gerakan literasi bahasa isyarat yang dicanangkan oleh Gubernur Sumsel dan duta literasi hari ini diimplementasikan melalui pelatihan bahasa isyarat kepada petugas pelayanan dan masyarakat penyandang disabilitas diikuti oleh 75 orang peserta. “Untuk hari pertama ini pesertanya sekitar 75 orang namun kedepannya akan dilaksanakan lebih kurang 500 orang peserta secara bertahap,” terang Fitriana.
Fitriana menuturkan pihaknya memfasilitasi pelatihan dengan tenaga pengajar bahasa isyarat dimana adanya pelatihan bahasa isyarat ini menjadi bentuk perhatian terhadap penyandang disabilitas bahkan di tingkat Kementrian yang bergerak di bidang pelayanan. “Pelatihan yang diberikan yaitu pembelajaran dari dasar atau basic awal secara umum dan akan diberikan pembelajaran secara bertahap,” ungkap Fitriana.
Pihaknya berharap dengan adanya pelatihan bahasa isyarat maka peserta dapat mensosialisasikan kembali dan semakin banyak yang bisa berbahasa isyarat di Sumsel. “Semakin banyak jumlah pekerja yang bisa berbahasa isyarat di Sumsel maka semakin banyak juga penempatan-penempatan pekerja di OPD maupun di BUMN atau BUMD dalam pelayanan untuk disabilitas,” tandasnya.
Laporan : Akip
Editing : Imam Gazali

