Kliksumatera.com, KAYUAGUNG- Diduga karena ulah seekor Tupai yang melintas di Kabel Listrik Gardu PE 0006 di Kelurahan Kutaraya, wilayah Kayuagung hingga Sepucuk sekira pukul 04.00 WIB mendadak menjadi gelap gulita akibat listrik mati alias padam. Bahkan matinya listrik di area Gardu atau trafo PE 0006 Kutaraya saluran Sepucuk Kayuagung tersebut hingga pagi 07.00 WIB pukul, Sabtu (26/12/20).
Menanggapi padamnya aliran listrik di wilayah Kayuagung-Sepucuk tersebut, Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Kayuagung, Kharisma Angkasa Raya melalui Bagian Pelayanan gangguan PLN Kayuagung, Jono didampingi M. Alman saat dikonfirmasi wartawan media di lokasi Gardu PE 0006 Kel Kutaraya mengatakan, padamnya listrik di Gardu Induk Sepucuk tepatnya di Gardu PE 0006 Kutaraya diduga konsleting saluran udara tegangan menengah di atas Gardu/Trafo PE 0006 yang berada di LK V RT 08 Kelurahan Kutaraya Samping SDN 19 Kayuagung. ”Menurut warga sekitar itu diakibatkan karena ulah seekor Tupai yang kerapkali melintasi kabel listrik digardu PE 0006 tersebut,” terangnya.
“Sejak adanya laporan dari warga bahwa jaringan listrik di wilayah Sukadana hingga aliran listrik di Kelurahan Perigi, Kutaraya hingga Sepucuk Kayuagung pada sekira pukul 04.00 WIB padam/mati total, kita langsung turun bersama beberapa anggota atau personel ULO PLN Kayuagung untuk mencari sumber permasalahan yang mengakibatkan padamnya listrik di area yang dimaksud,” tambahnya.
Setelah bekerja lebih kurang 3 jam, akhirnya ditenemukan sumber permasalahan. “Ternyata memang benar karena ada seekor Tupai yang melintas dan kesetrum di gardu/trafo PE 0006 yang berada di Kelurahan Kutaraya, sembari memperlihatkan seekor Tupai yang berhasil ditangkap dalam keadaan sepertinya hanya pingsan tersebut,” ujarnya.
Upaya yang dilakukan pihak ULP PLN Kayuagung guna mencegah tidak terulangnya hal yang serupa demi pelayanan dan kenyamanan pelanggan. Pihak ULP PLN Kayuagung melakukan pengecekan gardu PE 0006 dan juga melakukan pembersihan terhadap tanam tumbuh warga di dekat Gardu PE 0006 yang diduga menjadi tempat Tupai naik ke kabel listrik yang kerapkali menjadi tempat tupai meloncat ke kabel digardu PE 0006.
Pihak ULP PLN Kayuagung berharap kiranya pelanggan dapat maklum dengan ketidaknyamanan karena gangguan sehingga listrik menjadi padam.
Padamnya listrik dibenarkan warga Kelurahan Kutaraya yang tempat tinggalnya tepat berada di dekat Gardu PE 0006 Kutaraya. Menurut Yasin (17) malam itu wilayah Kayuagung dan sekitarnya diguyur hujan mulai pukul 19.00 WIB hingga agak reda sekira pukul 03.45 WIB. Namun sekira pukul 04.00 WIB, Sabtu (26/12/2020) saat terjaga, tiba-tiba terdengar suara seperti ledakan yang berasal dari gardu di samping rumah dan lampu di rumah mati total. ”Saya pun keluar rumah dan situasi di sekitar gelap gulita,” jelasnya.
Lanjut Yasin, saat disenter memakai handphone, terlihat ada beberapa Tupai yang lewat di kabel listrik dan benar memang ada Tupai yang terjatuh, namun tidak mati.
Laporan : Aliaman
Editor/Posting : Imam Ghazali

