Kliksumatera.com LAHAT – Upaya menekan inflasi daerah terus dilakukan di Kabupaten Lahat. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan pasar murah ( GPM) yang digelar di halaman GOR Seganti Setungguan Lahat pada Senin, dengan melibatkan kerja sama antara Bapanas, Bulog dan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah).

Kegiatan ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga distributor yang berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran. Operasi pasar tersebut terbuka untuk masyarakat umum di wilayah Kota Lahat dan berlangsung dari pagi hingga sore hari.
Sejumlah komoditas disiapkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras sebanyak 4 ton, Minyak Kita, Bee Food Premium sebanyak 150 pcs, terigu 1 kuintal, gula 1 kuintal, cabai 1 kuintal, bawang merah dan bawang putih 2 kuintal, serta telur sebanyak 100 karpet.
Hipni Noris, SE, MM Kadis Ketahanan pangan yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan bahwa operasi pasar murah ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar, sekaligus sebagai langkah menekan laju inflasi di daerah,” ujarnya.
Lanjut Noris bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri dan tidak menyediakan penjualan gas elpiji. Masyarakat dipersilakan datang untuk membeli kebutuhan pokok selama persediaan masih tersedia tanpa Kartu Keluarga ”
Dalam pelaksanaannya, Hipni Noris didampingi Ahmad Firdaus selaku Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Kabupaten Lahat.
Dengan adanya operasi pasar murah ini diharapkan stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Lahat dapat tetap terjaga serta membantu meringankan beban masyarakat.
Laporan wartawan Novita

