Kliksumatera.com Lahat — Isu “Jum’at Keramat” yang selama ini menghantui para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Lahat kini bukan lagi sekadar bisik-bisik. Sinyal kuat perombakan besar-besaran akhirnya muncul ke permukaan.
Wakil Bupati Lahat secara terbuka menyebut, sekitar 85 persen Kepala OPD akan diganti. Pernyataan itu disampaikan usai pelantikan APRI Cabang Lahat, pada Senin 13 April 2026
“Kurang lebih 85 persen akan kita lakukan pergantian,” tegasnya singkat, namun penuh makna.
Angka tersebut bukan jumlah kecil. Jika terealisasi, ini akan menjadi salah satu reshuffle terbesar dalam sejarah birokrasi di Kabupaten Lahat, bahkan bisa disebut “bersih-bersih” total di jajaran pejabat strategis.
Publik pun mulai bertanya: ini murni evaluasi kinerja, atau bagian dari konsolidasi kekuasaan?
Menurut Wabup langkah ini dilakukan untuk penyegaran dan peningkatan kinerja. Namun di balik itu, dinamika politik birokrasi tak bisa dihindari.
“Yang jelas kita ingin OPD diisi orang-orang yang siap kerja dan maksimal melayani masyarakat, benar tepat melayani masyarakat Kabupaten Lahat
Hingga kini, belum ada daftar nama yang dipastikan akan tersingkir atau bertahan. Namun satu hal pasti kursi kepala OPD kini tak lagi aman.
Di kalangan internal, suasana disebut mulai “panas dingin”. Sebagian pejabat memilih menunggu, sebagian lainnya mulai pasang strategi. Apakah ini benar-benar demi kinerja, atau justru penataan ulang kekuatan?, kita lihat saja dalam waktu dekat ” tegas Widia sambil berlalu. Penasaran kita lihat saja nanti.
Laporan Wartawan Novita

