Ketua HIPMI Sumsel, Muhammad Puri Andamas, Menyambut Positif di Mulainya Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat *Kliksumatera.com* PALEMBANG — Project Launching Pelabuhan Tanjung Carat, setelah menanti lebih dari 4 dekade, akhirnya terjawab sudah pada hari ini. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru secara resmi melaksanakan Project Launching Pelabuhan yang baru yaitu kawasan Tanjung Carat. Griya Agung (9/4/2026) Palembang.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya gagasan besar yang telah dirintis sejak puluhan tahun lalu, bahkan melewati delapan periode kepemimpinan gubernur sebelumnya.
“Gagasan pembangunan pelabuhan samudera di Sumatera Selatan sudah dimulai sejak 40 tahun lalu. Ketika provinsi tetangga di wilayah Sumbagsel telah memiliki pelabuhan. Sumatera Selatan sempat tertinggal. Hari ini, mimpi tersebut mulai kita wujudkan,”ungkap Herman Deru.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat merupakan solusi jangka panjang atas keterbatasan Pelabuhan Boom Baru. Saat ini, pelabuhan tersebut mengalami pendangkalan yang cukup serius sehingga sulit dilalui kapal berukuran besar.
Selain itu, lokasinya yang berada di tengah kota juga kerap menimbulkan kemacetan dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Sebagai salah satu daerah penghasil komoditas unggulan, Sumatera Selatan memiliki potensi besar di sektor perkebunan dan pertanian.
Provinsi ini tercatat sebagai salah satu penghasil kopi terbesar ketiga di dunia dengan luas lahan sekitar 208 ribu hektare, serta memiliki perkebunan kelapa sawit seluas kurang lebih 1,4 juta hektare dan karet dalam skala luas. Selama ini, aktivitas ekspor komoditas tersebut masih bergantung pada pelabuhan di provinsi lain.
Dengan hadirnya Pelabuhan Tanjung Carat, sistem logistik akan menjadi lebih efisien dan mampu meningkatkan daya saing serta citra daerah. “Saya pastikan seluruh aspek administrasi dan pembebasan lahan telah tuntas, sehingga tidak ada lagi kendala berarti,” tutupnya.
Semantara itu, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sumatera Selatan (HIPMI Sumsel), Muhammad Puri Andamas, sangat menyambut positif dimulainya pembangunan pelabuhan tersebut. Ia menilai, kehadiran Pelabuhan Tanjung Carat akan membuka peluang besar bagi kalangan pengusaha dalam mengembangkan sektor usaha, khususnya di bidang logistik, ekspor-impor, dan industri turunan.
Ini adalah momentum penting bagi dunia usaha di Sumatera Selatan. “Kami dari HIPMI siap berkolaborasi dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan peluang yang hadir dari pembangunan pelabuhan ini,” ucap Puri.
Ia juga berharap pembangunan pelabuhan ini dapat berjalan tepat waktu dan berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap proyek ini tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai pusat ekonomi baru di kawasan Sumatera,”tandasnya. (Akip)

