Kliksumatera.com Lahat — Sektor pariwisata Kabupaten Lahat menunjukkan geliat positif sebagai penggerak ekonomi daerah. Hadirnya Lematang Riverside Glamping menjadi sinyal kuat bangkitnya investasi pariwisata berbasis alam yang tidak hanya mengandalkan keindahan destinasi, tetapi juga bernilai ekonomi dan berorientasi jangka panjang.
Kabupaten bermoto Seganti Setungguan ini memiliki kekayaan alam dan budaya yang selama ini menjadi modal besar pembangunan ekonomi daerah. Ribuan peninggalan megalitik, ratusan air terjun, Sungai Lematang, hingga Bukit Serelo menjadi aset yang kini mulai diolah secara profesional melalui investasi sektor pariwisata.
Meski belum resmi dibuka, Lematang Riverside Glamping telah mencatat respons pasar yang positif. Tingkat hunian yang tinggi, bahkan full booking pada malam pergantian tahun, menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap konsep akomodasi berkelas yang menyatu dengan alam. Kondisi ini menandakan adanya peluang nyata bagi perputaran ekonomi lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, kebutuhan logistik, hingga sektor UMKM pendukung.
Glamping yang dikelola oleh Ebbie Vebri Adrian ini berdiri di atas lahan lebih dari satu hektare, memanfaatkan kebun karet menjadi kawasan usaha produktif bernilai tambah tinggi. Dengan enam unit kamar berstandar hotel berbintang, lengkap dengan fasilitas modern dan panorama Sungai Lematang serta Bukit Serelo, investasi ini memperlihatkan transformasi aset lahan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 50 meter dari Jalan Lintas Sumatera dan dekat pusat kota, memperkuat daya saing investasi tersebut. Aksesibilitas yang baik menjadi faktor penting dalam menarik minat wisatawan maupun investor di sektor pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Lahat pun merespons positif kehadiran investasi ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lahat, Yahya Edward, SE, MSi, bersama Kabid Promosi Heri Nurdi, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pada Selasa (30/12/2025).
“Kami berharap keberadaan Lematang Riverside Glamping dapat menjadi pemicu tumbuhnya investasi pariwisata lain di Kabupaten Lahat serta memperkuat struktur ekonomi daerah,” ujar Yahya Edward.
Ke depan, kehadiran Lematang Riverside Glamping diharapkan tidak hanya menjadi destinasi unggulan, tetapi juga contoh konkret bahwa sektor pariwisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan membuka peluang investasi berkelanjutan di Kabupaten Lahat.
Laporan wartawan Novita

