- Dodi Calon Terkuat, diprediksi bakal mendapatkan dukungan lebih dari 30 %
Kliksumatera.com, PALEMBANG- Sejumlah tokoh senior Partai Golkar tanah air ikut meramaikan acara Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Sumsel yang berlangsung di Hotel Santika Premiere, Palembang, Rabu (4/3/2020).

Pengurus Pusat Partai Golkar turut menghadiri agenda lima tahun tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Kahar Muzakir, Nurdin Halid, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Bidang Pemuda Ilham Permana, dan Ketua Bidang PP Sumatera II Bobby Adityo Rizaldi.
Selain itu, hadir Ketua DPD I Golkar Sumsel, Alex Noerdin, Bupati Muba yang juga politisi Golkar, Dodi Reza Alex, serta Walikota Prabumulih yang juga Ketua DPD II Golkar, Ridho Yahya, Bupati PALI Heri Amalindo, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam, dan Asisten I Pemprov Sumsel Ahmad Najib. Serta, hadir juga pengurus Golkar Sumsel dan pengurus DPD II Golkar kabupaten/kota se-Sumsel.

Diketahui salah satu agenda penting Musda X Partai Golkar Sumsel adalah pemilihan Ketua DPD I Golkar Sumsel periode 2020-2025, untuk menggantikan posisi Ketua DPD I Golkar Sumsel yang saat ini dijabat oleh Alex Noerdin.
Ketua DPD I Golkar Sumsel, Alex Noerdin dalam sambutannya berharap Musda X berjalan lancar dan melahirkan pemimpin yang luar biasa untuk menghadapi tantangan ke depan yang dinilainya makin berat.
Alex sendiri mengucapkan terima kasih dan mohon maaf selama hampir 16 tahun kepemimpinan menahkodai Partai Golkar Sumsel.

Dewan Pakar Kehormatan Golkar Akbar Tanjung ketika diwawancarai di sela acara Musda Golkar mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi Musda ke-10 Partai Golkar Sumsel itu.
Akbar Tanjung berharap ke depan bagaimana Kepemimpinan Partai Golkar Sumsel ini dapat lebih baik. Bisa menaikkan elektabilitas Partai serta dapat meraih kursi nomor 1 di Pilkada Serentak di 7 Kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.
Mengenai siapakah sosok calon Ketua DPD Golkar Sumsel? Akbar Tanjung menjelaskan siapa pun terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Sumsel Akbar Tanjung berharap Ketua DPD Golkar Sumsel terpilih merupakan kader terbaik dan berpengalaman dalam berorganisasi sehingga dapat memajukan dan membesarkan nama Partai Golkar di Provinsi Sumatera Selatan.
”Seperti misalnya pada waktu kepemimpinan saya terdahulu dapat mengharumkan nama Partai Golkar ke depan,” tegasnya.
Akbar Tanjung berpesan kepada Ketua DPD Golkar Sumsel terpilih nantinya dapat menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan partai.
Sementara Nurdin Halid ketika diwawancarai usai membuka Musda Partai Golkar mengatakan bahwa Musda Golkar ini merupakan konsolidasi irganisasi yang merupakan rutinitas 5 tahunan. Yang terpenting kita harus menjaga suasana tetap kondusif, harus menciptakan demokratisasi dalam internal partai. ”Untuk itu maka kita harus berpegang pada aturan yaitu Anggaran Dasar dan Aturan Rumah Tangga AD/ART maupun Juklak dan Juknis sehingga kita semua harus taat azaz. Maka Insya Allah semuanya dapat berjalan dengan baik karena Partai Golkar mempunyai ideologi Pancasila,” ujarnya.
Pemilihan Ketua DPD Golkar Sumsel ini ada proses dan beberapa tahapan yaitu penjaringan, pencalonan, dan pemilihan.
Penjaringan dan pencalonan dilakukan oleh Panitia Pengarah sedangkan hasil itu disampaikan oleh Panitia Musda.
Kemudian membahas tentang tata tertib kapan dilaksanakan pemilihan dan lain lain.
Nurdin halid berpesan kepada Ketua DPD Golkar Sumsel terpilih nantinya dapat lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya. ”Seperti misalnya Ketua DPD Golkar Sumsel Pak Alex Noerdin sudah mengantarkan kader-kadernya dengan sangat baik sehingga Partai Golkar menjadi Partai Pemenang pemilu di Sumsel. Partai tidak boleh mundur lagi harus maju terus, makanya kita harus memilih figur yang mempunyai kapasitas dan kompetensi untuk menghadapi tantangan yang makin berat kenapa karena suasana keterbukaan bahkan cenderung berat sehingga dapat mengilhami kehidupan dan mewarnai kehidupan berpolitik, berdemokrasi, berdemokrasi berbangsa dan bernegara,” tegas Nurdin.
Untuk menghadapi Pilkada serentak di Sumsel Nurdin menegaskan Partai Golkar sudah ada aturan main dan kita prioritaskan kader dan simpatisan partai yang independen yaitu pengusaha, pegawai negeri sipil, tentara, Polri, dan sebagainya.
”Kalau sudah ada itu barulah kita kepada kader lain yang terpenting adalah setiap Pilkada kita harus mengedepankan benefit politic,” tandasnya. (Andrean/ADV)

