BANGKA SELATAN – Bikang- Para Babinsa jajaran kodim 0432/Basel mengikuti penyuluhan kick off perencanaan dan pengangguran kegiatan BKB sejak musrenbang desa (Pantau BKB MU) dari BKKBN Pusat yang bertempat di ruang rapat makodim 0432/Basel Jalan raya gadung koba desa jeriji kecamatan toboali Kabupaten Bangka Selatan. Kamis (15/03/2024)
Deputi KS-PK BKKBN RI Bapak Nopian Andustri, SE, MT mengatakan untuk melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga melalui ketahanan dan kesejahteraan keluarga untuk peningkatan kualitas anak dengan pemberian akses informasi pendidikan penyuluhan dan pelayanan tentang perawatan pengasuhan dan perkembangan anak untuk itu telah dibentuk kelompok kegiatan Bina Keluarga balita atau yang Biasa disingkat dengan BKB.
Untuk itu dibutuhkan komitmen dan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, Camat, Lurah serta kadang menurut peraturan menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 13 tahun 2003 tentang petunjuk operasional atas fokus penggunaan dana desa tahun 2004 yang mengatur tentang penggunaan dana desa untuk kegiatan-kegiatan prioritas di mana salah satunya adalah kegiatan dan upaya penyebab tidak langsung terjadinya stunting.
Peran dari Bintara desa atau yang kita kenal babinsa sangat dibutuhkan untuk mampu menjalankan upaya peningkatan kualitas anak usia ini melalui kami Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk mendapatkan komitmen dan dukungan dari pemerintah Desa dengan cara mengajukan usulan kegiatan yang dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas anak usia dini melalui musyawarah perencanaan dan penganggaran di tingkat desa ini dilakukan setiap tahun bertujuan untuk merilis Interaksi masyarakat desa dalam penetapan diagram dan kegiatan pembangunan desa yang di danai oleh anggaran pendapatan belanja desa.
Kegiatan ini diharapkan adanya komitmen dan dukungan dari pemerintah Desa dalam mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan di kelompok BKB melalui dukungan dan desa serta meningkatkan peran serta semua unsur di desa khususnya bicara kombinasi Desa dalam mendukung kegiatan melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan desa.
Di tempat terpisah Komandan Kodim (Dandim) 0432/Bangka Selatan mengatakan kami sebagai apter (Aparat Teritorial) siap mendukung seluruh kegiatan yang di canangkan oleh pemerintah pusat , terutama kegiatan tentang penanganan pencegahan stunting.
Stunting merupakan masalah yang sangat penting yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh semua pihak. Selain mempengaruhi kondisi tubuh, stunting juga mempengaruhi kecerdasan dan kesehatan anak-anak.
TNI AD melalui seluruh Jajaran termasuk Kodim 0432/Basel telah melakukan upaya penurunan stunting dengan melaksanakan pendampingan dan sosialisasi kepada ibu hamil dan para orang tua yang mempunyai balita melalui kegiatan posyandu.
Di lapangan telah kami perintahkan para Babinsa agar bersinergi dengan tiga pilar ditingkat Desa dan Puskesmas untuk aktif mengadakan penyuluhan kepada masyarakat terkait stunting, “tegasnya”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Bidang Balita Keluarga dan Anak BKKBN ibu dr. Irma Ariana MA. PL, Deputi KS-PK BKKBN RI Bapak Nopian Andustri, SE, MT, Paban II Puanter Kolonel Inf Zaelani S.I.P., M. Han, Pasiter Kodim 0432/Basel Kapten Inf Roni Mayudira, Para Babinsa Jajaran Kodim 0432/Bangka Selatan.(*)

