Kliksumatera..com, LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota Lubuklinggau bersama Polres, Kodim 0406, dan Gugus Tugas Lubuklinggau akan mengadakan lomba Kampung Tangkal Covid-19 untuk Kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau.
Gugus tugas Covid-19 Lubuklinggau akan menyiapkan hadiah uang pembinaan Rp 100 juta. Demikian disampaikan Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Minggu (7/06/2020).
“Pemkot menyambut baik ide kreatif Pak Kapolda Sumsel maka dengan itu kita akan optimalkan ide beliau itu bersama gugus tugas dan tiga pilar yang selama ini sudah bersinergi terus,” jelas Walikota.
Dikatakan Walikota, tujuan dari lomba kampung tangkal yang paling utama adalah membangun partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Lubuklinggau.
Selain itu, di sisi lain perubahan cuaca saat ini juga akan menjadi persoalan baru karena rentan terjadi wabah demam berdarah yang harus juga diantisipasi masyarakat. “Hadiah disiapkan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta untuk 10 kampung tangkal terbaik oleh Gugus tugas,” ujarnya.
Selain itu, pihak Polres dan Kodim juga akan mempersiapkan reward kepada anggota-anggota yang terlibat langsung dalam melakukan kesinergian dan pembinaan kepada masyarakat di wilayahnya masing.
Pihak Kodim 0406 Kota Lubuklinggau khususnya Dandim sudah mempersiapkan rewad khusus untuk personelnya. Adapun kriteria-kriteria penilaian kampung tangkal yakni berkaitan dengan protokol kesehatan Covid-19 serta kesinergian antara pemerintah kelurahan, masyarakat, babinsa, dan babinkamtibmas di masing-masing kelurahan.
“Dewan jurinya melalui tim yang terdiri dari Dinkes, Polres, dan Kodim itu sendiri karena kampung tangkal ini juga harus menunjukkan kesenergian pemerintah nya, masyarakat, babinsa dan babinkamtibmasnya,” ujar Walikota.
Untuk diketaui, Besok (Senin, 08/06/2020) rencananya Kapolres Lubuklinggau akan mengundang semua camat dan lurah se Kota Lubuklinggau untuk menyampaikan hal-hal berkaitan dengan lomba kampung tangkal. Harapannya, aparatur-aparatur pemerintah inilah yang secara berjenjang akan memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya masing-masing.
Sebab, lomba ini penilaian yang paling utamanya adalah bagaimana masyarakatnya sendiri yang secara aktif dan mandiri membuat suatu langkah yang inovasi dalam rangkah memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan juga bagaimana masyarakatnya mematuhi atau disiplin terhadap protokol kesehatan.
Laporan : Shandy April
Editor/Posting : Imam Ghazali

