Kliksumatera.com, PALEMBANG– Kasus pembacokan yang menimpa seorang wartawan salah satu media online di Kabupaten Muara Enim bernama Teguh S (50), mendapat perhatian serius Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Pusat, H Oktaf Riady Senin (17/1/2022), sangat menyesalkan masih adanya tindak kekerasan menimpa wartawan.
Maka dari itu, Oktaf Riady mendukung upaya aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Gelumbang mengusut tuntas dengan menangkap pelaku dan mengungkap motif dari aksi pembacokan tersebut. “Ini perlu diusut tuntas agar terang benderang, apakah peristiwa pembacokan ini ada kaitan dengan pemberitaan atau murni tindak kriminalitas,” tegas mantan Ketua PWI Sumsel dua periode ini.
Korban Teguh S tergolek lemas setelah pipi dan rahangnya ditebas orang tak dikenal saat hendak pulang ke rumah, Minggu (16/1/2022) sore.
Senada dikatakan Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar yang meminta aparat kepolisian segera mungkin mengusut tuntas peristiwa pembacokan terhadap anggotanya itu.
Selain itu, Firdaus meminta aksi premanisme agar tidak merugikan apalagi sampai mengenai wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik. “Lebih terpenting dari itu, agar wartawan yang bertugas waspada dan hati hati,” kata Firdaus Komar.
Terpisah, Ketua PWI Kota Prabumulih Mulwadi mengatakan jika Teguh S (50) adalah wartawan mahadaya online.com yang tergabung di PWI Kota Prabumulih.
Sumber : Sumselupdate.com/Kliksumatera.com
Posting : Imam Ghazali

